Juventus vs Napoli Batal Digelar, Menpora Italia Ungkit soal Protokol Pertandingan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Selasa 06 Oktober 2020 06:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 47 2288985 juventus-vs-napoli-batal-digelar-menpora-italia-ungkit-soal-protokol-pertandingan-dTNYUhjaCd.jpg Bola resmi Liga Italia 2020-2021 (Foto: Twitter/@SerieA_EN)

ROMA – Batalnya laga pekan ketiga Liga Italia 2020-2021 antara Juventus vs Napoli berbuntut panjang. Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora, memastikan protokol kesehatan yang ada tetap berlaku. Sedangkan Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Gabriele Gravia siap menghukum pelanggar.

Pertandingan bergengsi antara Juventus vs Napoli di Stadion Allianz, Turin, sedianya menjadi penutup yang manis untuk pekan ketiga Serie A 2020-2021. Akan tetapi, laga itu urung digelar karena Napoli tidak kunjung datang ke lokasi pertandingan hingga waktu sepak mula.

Skuad I Partenopei bahkan diketahui masih berada di Naples. Mereka menjalani isolasi mandiri usai Eljif Elmas dan Piotr Zielinski dinyatakan positif Covid-19. Kubu Napoli beralasan, mereka dilarang terbang ke Turin oleh otoritas kesehatan lokal (ASL).

Baca juga: Kecewa Juventus vs Napoli Batal Digelar, Agnelli: Sudah Ada Protokolnya!

Skuad Napoli batal terbang

Dalih tersebut justru memunculkan polemik. ASL atau otoritas pemerintah lainnya memang punya kuasa untuk menerbitkan aturan yang berdampak pada sepakbola di tengah pandemi Covid-19. Akan tetapi, imbauan atau larangan dari ASL baru muncul jika ditemukan pelanggaran terhadap protokol yang ada.

Karena itu, Vincenzo Spadafora dan Gabriele Gravina secara khusus bertemu dalam rapat tertutup di Roma, Senin 5 Oktober malam WIB. Keduanya sepakat bahwa protokol yang ada harus dipatuhi dan pelanggar wajib dijatuhi hukuman.

“Sampai hari ini, protokol itu masih sah harus dipatuhi semua orang tanpa terkecuali dengan ketat. Kami sadar bahwa adaptasi diperlukan di masa depan. Kami siap mengambil bagian jika ada perubahan protokol. ASL dapat melakukan intervensi dalam kasus spesifik,” tegas Vincenzo Spadafora, dikutip dari Football Italia, Selasa (6/10/2020).

“Protokolnya sudah jelas dan bekerja dengan baik. Saya tidak melihat alasan mengapa protokol ini tidak akan bekerja dengan baik di masa depan. Kita harus hidup berdampingan dengan pandemi ini dan selalu bertanggung jawab dalam setiap tindakan. Jika ada yang melanggar, wajib dihukum,” timpal Gabriele Gravina.

(mrh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini