Liga 1 2020 Ditunda, Pelatih Persib Bandung: Ini Situasi Membingungkan

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 49 2286339 liga-1-2020-ditunda-pelatih-persib-bandung-ini-situasi-membingungkan-hElq3lSetO.jpg Robert Alberts. (Foto/Persib Bandung)

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung menilai penundaan Liga 1 2020 merupakan situasi yang sulit serta membingungkan. Pasalnya, manajemen sudah melakukan persiapan sebelum kompetisi ditunda.

Ketua Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan saat jumpat pers pada Selasa 29 September 2020, menyatakan bahwa Liga 1 2020 ditunda karena tidak mendapat izin keramaian. Polsi tidak mengeluakan izin karena kasus virus corona di Indonesia masih tinggi.

Foto/Persib Bandung

Persib Bandung, sebelum Liga 1 2020 ditunda bersiap menghadapi Madura United. Namun laga itu diubah dengan melawan PSM Makassar di Stadion Sultan Agung pada Minggu 4 Oktober 2020.

Baca juga: Liga 1 2020 Ditunda, Rahmad Darmawan Sarankan Fokus Musim Baru

"Ini situasi yang tidak mudah dan cukup membingungkan. Kami sudah merancang semuanya. Awalnya, kami berencana tur ke Madura dan berubah menjadi ke Yogyakarta untuk menjalani pertandingan pekan ke-4," tuturnya mengutip laman Persib, Rabu (30/9/2020).

"Dan, kita semua tahu sekarang kompetisi harus ditunda. Jadi, saat ini libur adalah solusi tepat untuk tim. Saya mengerti ini tidak mudah bagi pemain karena mereka sudah siap untuk pertandingan, namun tiba-tiba harus tertunda," tambah pelatih asal Belanda itu.

Robert pun akan menyusun rencana baru untuk skuad Pangeran Biru setelah mendapatkan pernyataan resmi dari PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 2020.

"Sudah pasti kami akan mengatur ulang semua jadwal dan rencana ke depan. Jika surat resmi sudah diterima, kami akan merancang jadwal untuk memulai latihan lagi," papar Robert.

Sementara itu, Direktur Persib, Teddy Tjahjono menghormati keputusan PSSI yang menunda Liga 1 2020. Dia mengatakan klub mengalami kerugian atas adanya penundaan ini.

"Ya kalau begitu sebulan kita harus tetap ikutin. Pasti pemangku kepentingan, lebih tahu kapan liga dilanjutkan. Apakah pandeminya sudah reda atau apa mereka yang lebih tahu sebaiknya bagaimana," kata Teddy melansir laman Liga Indonesia.

"Ya pasti tetap latihan, tidak mungkin diliburkan. Karena kalau tidak latihan kondisinya turun. Kalau satu bulan sudah pasti tetap latihan," tambahnya.

"Dampaknya pasti ada kerugian, cuma kan kita menghormati keputusan dari kepolisian bahwa pasti ada pertimbangan tersendiri kenapa tidak diizinkan untuk dilaksanakan tanggal 1 (Oktober)," pungkas Teddy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini