Tim Asuhan Anaknya Menang, Ayah Inzaghi Bersaudara Menangis

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 47 2286007 tim-asuhan-anaknya-menang-ayah-inzaghi-bersaudara-menangis-sAgOvmSHXv.jpg Filippo Inzaghi mengantarkan timnya menang (Foto: Benevento)

BENEVENTO – Raut gembira terpampang di wajah Filippo Inzaghi saat Benevento menang 3-2 atas Sampdoria di Stadion Luigi Ferraris, Genoa, akhir pekan lalu. Sebab, di tempat terpisah pada saat bersamaan, Lazio yang dilatih sang adik, Simone Inzaghi, juga menang. Hal itu membuat ayah mereka menangis terharu.

Kegembiraan memang melingkupi keluarga Inzaghi pada akhir pekan lalu. Kakak beradik Inzaghi yang kini menekuni profesi sebagai pelatih, sama-sama memimpin anak asuhnya di Serie A. Lazio lebih dulu berlaga di Sardinia, saat menang 2-0 atas Cagliari.

Di tempat terpisah, Benevento sedang tertinggal dari Sampdoria. Namun, Gli Stregoni mengamuk dan membalikkan keadaan menjadi 3-2. Kemenangan itu disambut sukacita oleh segenap personel klub, termasuk pelatih Filippo Inzaghi.

Baca juga: Hati-Hati Inter Milan, Benevento Tidak Takut Kesebelasan Mana pun

Simone dan Filippo Inzaghi dalam laga persahabatan (Foto: Benevento Calcio)

Pria yang akrab disapa Pippo itu mengaku ayahnya menangi saat ditelefon usai pertandingan. Sebab, Lazio dan Benevento yang diasuh kedua putranya sama-sama meraih kemenangan. Tiga poin itu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri.

“Saya menengok ke papan skor dan melihat Lazio sedang unggul. Jadi, sekali pun kami kalah (di markas Sampdoria), saya sedikit senang. Saya hanya bisa belajar dari seorang pelatih seperti Simone,” ucap Pippo Inzaghi sembari tersenyum, dikutip dari Football Italia, Rabu (30/9/2020).

“Setelah peluit akhir berbunyi, saya berusaha menelefon ke rumah. Namun, ayah menangis dan saya tidak bisa mendengar apa yang dikatakannya,” imbuh pelatih berusia 47 tahun tersebut.

Sebagai pemain, karier Pippo Inzaghi memang jauh lebih gemilang dibandingkan Simone. Sang adik hanya pernah mengoleksi satu gelar juara Liga Italia (1999-2000) dan tiga Coppa Italia (1999-2000, 2003-2004, 2008-2009). Koleksi medali Pippo jelas lebih lengkap.

Pria kelahiran Piacenza itu mengoleksi medali juara Liga Italia tiga kali, satu Coppa Italia, dan dua Liga Champions. Sama-sama berposisi sebagai striker, Pippo jauh lebih terkenal sebagai attacante subur. Sementara nama Simone tenggelam.

Hal sebaliknya terjadi ketika kakak beradik itu berganti profesi sebagai pelatih. Simone Inzaghi sudah mengantarkan Lazio meraih tiga gelar juara, yakni sekali Liga Italia dan dua Piala Super. Sedangkan Filippo baru sekadar juara Serie B.

Tidak heran apabila Filippo yang berusia tiga tahun lebih tua, mengaku banyak belajar dari Simone Inzaghi. Apalagi, musim lalu sang adik mampu mengantar Lazio masuk ke empat besar yang menggaransi tampil di Liga Champions.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini