5 Kisah Transfer Pesepakbola Teraneh, Nomor 1 Gagal Pindah karena Petinggi Negara

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 19:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 51 2285748 5-kisah-transfer-pesepakbola-teraneh-nomor-1-gagal-pindah-karena-petinggi-negara-goF8QrRgTT.jpg David De Gea (Foto: @D_DeGea/Twitter)

BURSA transfer pemain memang selalu menghadirkan drama yang sangat menarik untuk diikuti. Pada bursa transfer musim panas 2020, banyak drama yang terjadi seperti keinginan Lionel Messi pindah dari Barcelona, Gareth Bale kembali ke Tottenham Hotspur, hingga Luis Suarez yang kini jadi bagian Atletico Madrid.

Akan tetapi dalam sejarah sepakbola, terdapat beberapa drama dan juga hal aneh yang terjadi di setiap bursa transfer pemain. Setidaknya terdapat lima kisah aneh yang terjadi pada jendela transfer pemain pada sejarah sepakbola.

Berikut 5 kisah transfer pesepakbola teraneh yang pernah terjadi di sepakbola:

5. Emmanuel Petit (Dibayar Tottenham, tapi Bermain di Arsenal)

Emmanuel Petit

Apabila Anda membaca kalimat pengantar di atas, mungkin akan muncul pertanyaan bagaimana bisa pemain bermain di klub lain dengan yang membayarnya. Namun untuk kasus transfer Petit ke Arsenal, hal itu benar-benar terjadi.

Ya, sebelum akhirnya pindah ke Arsenal, Petit memang juga dapat ketertarikan dari Tottenham Hotspur. Bahkan petinggi Tottenham kala itu Alan Sugar rela memesan sebuah taksi agar Petit bisa bertemu dengan dan bernegosiasi.

Akan tetapi bukannya bertemu Sugar, Petit justru meminta supir taksi menuju tempat di mana ia beserta Arsene Wenger (mantan pelatih Arsenal) dan David Dein (eks petinggi Arsenal) berada. Petit pun lalu memutuskan pindah ke Arsenal, dan bukan Tottenham.

4. Carlos Tevez (golnya buat West Ham terdegradasi)

Carlos Tevez dan Javier Mascherano

Ketika diperkenalkan sebagai pemain baru West Ham, tidak ada yang aneh pada transfer Tevez. Bersama West Ham, Tevez mampu menunjukkan performa mengesankan dan berhasil membawa The Hammers –julukan West Ham– lolos dari jurang degradasi via golnya pada matchday terakhir kontra Sheffield United.

Akan tetapi gol tersebut justru membuat masalah transfer Tevez ke West Ham akhirnya terbongkar. Pihak Sheffield memberikan laporan bahwa West Ham mendatangkan Tevez dengan cara yang melanggar aturan. Hal itu pun membuat West Ham akhirnya ikut terdegradasi dengan Sheffield.

3. David De Gea (gagal ke pindah ke Real Madrid karena mesin faks)

David De Gea

Bagi para penggemar Madrid, mungkin Anda masih ingin proses kegagalan transfer De Gea untuk bergabung dengan klub kesayangan Anda pada musim panas 2014. Ya, pada saat itu, De Gea memang kencang diisukan bakal menjadi pemain Madrid.

Bahkan pihak Madrid ataupun Manchester United sudah sepakat untuk melakukan tukar pemain antara De Dea dengan Keylor Navas. Namun karena mesin Madrid saat itu sedang gangguan teknis, membuat kepindahan De Gea pun akhirnya urung terealisasikan.

2. John Obi Mikel (Jadi Rebutan Man United dan Chelsea)

John Obi Mikel

Mikel memang berhasil melalui 11 musim yang luar biasa bersama Chelsea. Akan tetapi perjalanan karier eks kapten tim nasional (Timnas) Nigeria tersebut bisa saja sangat berbeda. Terlebih dengan fakta bahwa Mikel sempat menandatangani kontrak profesional bersama Man United.

Dia kemudian bermain untuk klub Norwegia Lynn Oslo. Belakangan, remaja yang juga berfoto bersama Man United itu mengaku dipaksa bergabung dengan klub Manchester, dan sebenarnya ingin bermain untuk Chelsea.

Agen Mikel, John Shittu, dilaporkan oleh Man United ke FIFA dan juga dipanggil ke hadapan komisi Nigeria. Kasus ini berlanjut hingga bahkan ke pengadilan dan pengacara terlibat sebelum Mikel akhirnya bergabung dengan Chelsea pada Agustus 2006.

1. Alfredo Di Stefano (Gagal Gabung Barcelona karena Peran Petinggi Negara)

Alfredo Di Sfefano

Nama Di Stefano memang begitu akrab bagi para penggemar Real Madrid. Pasalnya, Di Stefano sendiri memang berhasil menunjukkan performa yang sungguh luar biasa selama berseragam putih-putih kebanggan Madrid.

Akan tetapi ada sebuah fakta menarik di balik kepindahan Di Stefano klub yang dibela sebelumnya, yakni Millonarios. Ya, sebelum menjadi pemain Madrid, Barca kabarnya sudah menemui kesepakatan dengan Di Stefano.

Akan tetapi kepindahan Di Stefano ke Estadio Camp Nou batal, lantaran Presiden Madrid saat itu, Santiago Bernabeu sudah memiliki kesepatakan rahasia dengan Millonarios. Bahkan kabarnya batalnya Di Stefano berseragam Barca ada peran dari petinggi pemerintahan Spanyol kala itu yang bernama, Jenderal Francisco Franco, yang dengan kekuasaannya mengentikan kepindahan Di Stefano ke Barca.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini