Share

Juventus vs Sampdoria, Dalih Pirlo Turunkan 3 Debutan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 21 September 2020 11:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 21 47 2281080 juventus-vs-sampdoria-dalih-pirlo-turunkan-3-debutan-2ubrxhSEhq.jpg Gianluca Frabotta beraksi di laga Juventus vs Sampdoria (Foto: Juventus)

TURIN – Tiga pemain debutan diturunkan Andrea Pirlo pada pekan pertama Liga Italia 2020-2021 antara Juventus vs Sampdoria, Senin (21/9/2020) dini hari WIB. Sang allenatore mengaku cukup senang dengan kontribusi ketiga pemain tersebut.

Menggeber formasi 5-4-1, Andrea Pirlo memilih menurunkan tiga pemain yang berstatus debutan, yakni Weston McKennie, Dejan Kulusevski, dan Gianluca Frabotta. Dua nama pertama merupakan rekrutan anyar pada musim panas 2020, sementara Frabotta berasal dari skuad U-23.

Dari ketiga nama pemain debutan itu, hanya satu yang mencetak gol, yakni Dejan Kulusevski. Namun, pemain asal Swedia itu tidak merumput selama 90 menit. Hanya seorang Weston McKennie yang dipercaya turun penuh oleh Andrea Pirlo.

Baca juga: Beranikah Andrea Pirlo Cadangkan Cristiano Ronaldo?

Dejan Kulusevski cetak satu gol (Foto: Juventus)

Di luar Dejan Kulusevski yang memang sudah diindikasikan bakal bermain sejak awal, masuknya Weston McKennie dan Gianluca Frabotta terhitung mengejutkan. Tentu saja, Andrea Pirlo punya pertimbangan tersendiri mengapa menurunkan kedua pemain itu.

“Frabotta menjalani pertandingan yang bagus. Alex Sandro mengalami cedera jadi saya memilih pemain U-23 yang sudah berlatih dengan baik bersama tim utama. Saya tidak berpikir sama sekali soal mengambil risiko dengan memainkannya,” urai Andrea Pirlo, seperti dimuat Football Italia, Senin (21/9/2020).

“McKennie tiba setelah menjalani masa pramusim di Jerman. Jadi, dia berada dalam bentuk fisik yang lebih baik dari beberapa pemain lain. Dia membuat beberapa kesalahan saat mengoper, tetapi itu adalah gim pertamanya, jadi saya bisa memaafkan,” imbuh pria berusia 41 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Andrea Pirlo mengakui masih butuh waktu baginya untuk mencari formasi baku atau sistem permainan yang tepat. Namun, ia tidak mau hanya menyontek atau menyalin ide yang diterapkan pelatih-pelatih sebelumnya di Juventus.

“Masih butuh waktu untuk mendapatkan sistem bermain bersama yang bervariasi. Saya tidak mau hanya menyalin ide orang lain. Saya punya ide tersendiri dan ingin menyesuaikannya dari tim-tim yang menginspirasi saya,” tegas Andrea Pirlo.

Hal itu sudah dibuktikan dengan memasang formasi 5-4-1 sejak awal laga. Kendati di tengah pertandingan berubah menjadi 3-4-1-2, bukan berarti dirinya mengikuti sistem permainan warisan Maurizio Sarri. Sebab, Andrea Pirlo menginginkan pemainnya tidak terpaku pada formasi dasar.

Dalam tesis yang dikumpulkan untuk mendapat sertifikat UEFA Pro, Andrea Pirlo bahkan memiliki ide soal formasi yang akan diturunkannya, yakni 3-2-5. Ide tersebut sedikit banyak mirip dengan formasi yang pernah dipakai Antonio Conte di Juventus, yakni 4-2-4, pada awal-awal masa kepelatihan, di mana Andrea Pirlo adalah salah satu penggawanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini