PARIS – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, mengaku terkejut dengan masa hukuman para pemainnya imbas perkelahian di lapangan saat menjamu Marseille. Ketiga pemainnya diganjar hukuman larangan bermain dengan durasi yang berbeda.
Neymar Jr, superstar yang terlibat dalam perkelahian tersebut menerima skorsing dua pertandingan. Begitu pun dengan Leandro Paredes. Sementara, Layvin Kurzawa mendapat hukuman larangan bermain selama enam pertandingan.

Namun, Tuchel merasa terkejut dengan hukuman yang diterima Paredes karena ia menganggap pemain berpaspor Argentina itu tidak melakukan tindakan kekerasan apa pun. Justru, Neymar sendiri sempat melakukan pemukulan terhadap bek Marseille yakni Alvaro Gonzalez.
“Lebih baik jika saya tidak mengatakan apa yang saya pikirkan karena saya ingin berada di lapangan untuk pertandingan berikutnya,” ungkap Tuchel, mengutip dari Goal, Kamis (17/9/2020).
Baca juga PSG Menang Susah Payah atas Metz, Tuchel Puji Mentalitas Anak Asuhnya
“Saya belum pernah melihat seorang pemain yang menerima dua kartu kuning (Paredes) kemudian diskors selama dua pertandingan. Saya sangat terkejut, tetapi itu terjadi,” tambahnya.
Pada laga kontra Marseille, lima pemain terlibat dalam perkelahian jelang laga berakhir. Ketiga pemain PSG yakni Neymar, Paredes, dan Kurzawa mendapat kartu merah dan diusir oleh wasit. Begitu pun dengan dua pemain Marseille yakni Jordan Amavi dan Dario Benedetto.