PARIS – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Thomas Tuchel, bahagia dengan kemenangan pertama anak asuhnya di Liga Prancis 2020-2021. Kendati hanya menang tipis 1-0 atas FC Metz, itu sudah menunjukkan mentalitas baja dari Les Parisien.
Menjamu FC Metz di Stadion Parc des Princess, PSG tampil dominan sejak menit pertama pertandingan. Akan tetapi, dominasi penguasaan bola hingga 70% gagal dikonversi menjadi gol. Sejumlah peluang terbuang percuma karena kurang tenang di sepertiga akhir lapangan.
Alih-alih mencetak gol, PSG justru harus bermain dengan 10 orang semenjak menit 65 setelah bek Abdou Diallo menerima kartu kuning kedua. Les Rogue et Bleu bahkan tampil dengan sembilan orang pemain ketika Juan Bernat mengalami cedera di penghujung laga.
Baca juga: PSG Susah Payah Menang 1-0 atas Metz

Karena jatah tiga pergantian sudah habis, maka anak asuh Thomas Tuchel berlaga 9 vs 11. Beruntung, pada menit-menit akhir, Julian Draxler sukses mencocor masuk bola ke gawang FC Metz. Pelatih asal Jerman itu lantas memuji ketangguhan mental anak asuhnya.
“Sesungguhnya saya tidak melihat dengan jelas gol Julian Draxler. Namun, itu adalah akhir yang impresif karena kami harus bermain 9 vs 11. Kami menunjukkan mentalitas luar biasa,” papar Thomas Tuchel, seperti dimuat laman resmi PSG, Kamis (17/9/2020).
“Ini adalah kemenangan yang layak didapatkan setelah pertandingan luar biasa. Saya sungguh bangga. Kami tidak menampilkan kualitas yang sama seperti melawan Marseille, tetapi masih cukup kuat,” tukas pelatih berusia 47 tahun tersebut.