Fernando Torres Ungkap Alasan Menyeberang dari Liverpool ke Chelsea

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 14:03 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 45 2279300 fernando-torres-ungkap-alasan-menyeberang-dari-liverpool-ke-chelsea-6JD7Rfe1F8.jpg Fernando Torres. (Foto/Chelsea FC)

FERNANDO TORRES memutuskan pindah dari Lvierpool meski saat itu dia sedang mencapai puncak permainan bersama The Reds. Dia memutuskan menyeberang ke klub rival, Chelsea dengan alasan ingin memenuhi ambisinya.

Legenda Tim Nasional (Timnas) Spanyol, Torres menghabiskan tiga setengah tahun di Anfield dengan pencapaian yang gemilang setelah didatangkan dari Atletico Madrid pada 2007. Dia mencetak 81 gol dalam 142 pertandingan dan membangun reputasinya sebagai salah satu striker terhebat di dunia sepakbola.

Foto/Sportskeeda

Namun, selama di Liverpool, Torres gagal mempersembahkan trofi kepada publik Anfield. Dia pun memutuskan mengambil langkah kontroversial dengan pindah ke Stanford Bridge pada 2011.

Baca juga: Jelang Lawan Chelsea, Ini yang Wajib Diperbaiki Liverpool

Keputusan pemain yang kini berusia 36 tahun ini ternyata sukses. Dia berhasil mengangkat tiga piala bergengsi. Torres membantu Chelsea menambah mahkota juara, yakni Piala Liga Inggris, gelar juara Liga Eropa dan Liga Champions.

Foto/Sportskeeda

Meski meraih trofi bersama Chelsea, Torres mengaku kariernya bersama Liverpool merupakan pengalaman yang terbaik selama dia bermain sepakbola profesional. Dia merasa lebih bahagia dengan Liverpool karena faktor fans.

“Itu adalah puncak karir saya (di Liverpool). Saya tiba di kota baru ketika saya tidak bisa berbahasa Inggris sama sekali, tetapi semua orang di kota dan klub membuat saya bahagia. Sangat bahagia,” tuturnya mengutip TalkSport, Kamis (17/9/2020).

“Hubungan antara fans dan pemain di Atletico serupa, penggemar Liverpool istimewa dan hubungan di antara mereka sangat dekat," sambungnya.

Namun, Torres membuat fans Liverpool kecewa. Dia pada Januari 2011 memilih berganti kostum dari merah ke biru, warna jersey yang identik dengan Chelsea. Ia mengungkapkan alasannya. Cuma satu, mengejar ambisi. 

“Saya sangat senang di Liverpool. Tapi klub akan segera dijual dan itu adalah momen yang sulit. Mereka menjual semua pemain mereka dan mereka mulai mendatangkan pemain muda,” tuturnya.

“Perlu enam atau tujuh tahun lagi untuk membuat tim pemenang dan saya tidak punya waktu selama itu,” kata Torres lagi.

“Saya perlu menemukan jalan saya sendiri dan jalan keluarnya ke Chelsea. Saya pikir itu adalah klub yang menawarkan saya lebih banyak kesempatan untuk memenangkan trofi,” ungkapnya.

Foto/Sportskeeda

Meski memiliki catatan rekor yang apik bersama The Reds. Torres harus berjuang ekstra keras untuk mendapatkan gol demi gol untuk The Blues. Namun, alih-alih alih menyalahkan orang lain atas masalahnya di Stamford Bridge, Torres mengakui kekurangannya Chelea.

“Mungkin itu salah saya karena tidak bisa beradaptasi lebih cepat. Saya memiliki momen-momen bagus tetapi saya tidak konsisten. Jika Anda tidak tampil setiap minggu maka seseorang akan masuk,” papar Torres.

“Saya selalu mengatakan itu salah saya. Saya sudah cukup dewasa untuk menemukan solusi tetapi saya tidak melakukannya. Saya memenangkan trofi tetapi saya tidak bermain setiap pekan,” tambah eks Atletico Madrid tersebut.

“(Carlo) Ancelotti adalah pelatih (Chelsea) ketika saya masuk. Saya berbicara dengannya sebelum saya menandatangani, tetapi itu bukan alasan saya menandatangani. Setiap tahun mereka berganti pelatih dan itu mendatangkan pelatih,” lanjut Torres.

“Saya tahu kesulitan di Chelsea, tapi saya pikir itu adalah tim yang menawarkan peluang untuk memenangkan lebih banyak trofi. Mereka belum pernah memenangkan Liga Champions dan generasi seperti itu perlu memenangkan Liga Champions. Akhirnya kami berhasil,” pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini