Menuju semifinal, Timnas Indonesia menghadapi Filipina yang menjadi kuda hitam dalam turnamen saat itu. Namun, tim asuhan Riedl berhasil mengalahkan lawan mereka di laga tandang maupun kandang dengan skor 1-0.
Timnas Indonesia kemudian bertemu Malaysia di partai puncak mereka kembali bertemu Malaysia. Sayangnya, Timnas Indonesia hancur saat bermain di kandang lawan dengan skor 3-0. Ketika laga kandang, Indonesia menang dengan skor 2-1, namun skor agregat 4-2 membuat Malaysia berhak menjadi juara Piala AFF 2010.

Pada 13 Juli 2011, Riedl meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Ia pergi ke Laos untuk menjadi direktur teknik.
Setelah menjadi direktur pengembangan pemain muda klub Belgia, Vise pada 2012 Riedl kembali menjabat pelatih Timnas Indonesia pada Desember 2013. Ia menandatangi kontrak selama selama 3 tahun.
Namun, kursi kebersamaan Riedl tidak selesai hingga kontraknya habis. Dia dipecat setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos dari fase grup Piala AFF 2014 .