Menunggu Ibu Sakit Penyebab Feby Eka Jarang Latihan Bersama Arema FC

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Selasa 08 September 2020 12:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 49 2274313 menunggu-ibu-sakit-penyebab-feby-eka-jarang-latihan-bersama-arema-fc-hB1qBjf7N3.jpg Feby Eka. (Foto/Liga Indonesia)

MALANG – Gelandang Arema FC Feby Eka jarang bergabung dengan skuad Singo Edan untuk latihan. Hal itu karena ibu sang pemain sedang menjaga ibu yang sedang di dirawat di rumah sakit.

Pemain asal Mojokerto itu kerap meninggalkan sesi latihan Arema FC sejak Agustus lalu. Pasalnya, ia harus pulang kampung ibunya yang tengah dirawat di rumah sakit di kampung halamannya karena ia merupakan anak tunggal.

Foto/Instagram

Asisten Pelatih Arema, Charis Yulianto menjelaskan bahwa klub tidak masalah dengan absennya Febi Eka di sesi latihan. Ia pun memberikan izin kepada sang pemain untuk menjaga ibunya yang tengah sakit.

“Kami memaklumi situasi Feby yang harus merawat ibunya. Kabar terbaru katanya sang ibu sudah dirujuk ke rumah sakit di Malang. Feby bilang agar dia bisa lebih fokus (tidak bolak-balik Malang-Sidoarjo),” kata Charis mengutip Wearemania, Selasa (8/9/2020).

Baca juga: Kiper Arema FC Kartika Ajie Segera Naik Meja Operasi

Ia menambahkan, meski Feby sering absen setiap latihan Arema, tidak membuat performa pemain berusia 21 itu menurun. Charis menilai kempampuan Feby tetap terjaga.

“Saya melihat dalam latihan, Feby tetap tampil profesional. Artinya, situasinya sekarang tidak mempengaruhi kualitas tekniknya. Namun, secara psikologis tidak bisa dibohongi, tentunya ada pengaruhnya juga,” kata dia.

“Ya yang pasti tetap kuat dan semangat buat Feby dan orang tuanya semoga selalu diberi kesehatan, kesembuhan dan perlindungan,” ujar Charis.

“Kalau saya hanya bisa berdoa saja. Perasaan tidak bisa dibohongi, di saat orang yang kita sayangi lagi berjuang melawan penyakit,” tambahnya.

Vikrian Akbar cedera

Sementara itu, gelandang muda Arema, Vikrian Akbar mengalami cedera di bagian jari kaki. Hal itu membuat dia harus beristirahat setidaknya selama dua pekan. 

Vian mengalami cedera patah tulang (fraktur) pada jari kakinya saat sesi latihan di Lapangan Balearjosari, Kota Malang pada Sabtu 5 September 9 2020) lalu. Pada sesi latihan hari itu tim pelatih Arema menggelar internal game, dengan membagi dua skuad Singo Edan.

“Ada fraktur di jari kelingking kaki sebelah kanan, kena waktu uji coba (internal game) karena benturan dengan Jayus, dokter merekomendasikan pemulihannya selama enam minggu ke depan,” kata Sport Therapist Arema, David Setiawan.

“Setelah enam minggu estimasinya sudah bisa latihan. Rekomendasi dokter Nanang, dua minggu pertama harus istirahat total. Itu harus dilakukan agar jaringan baru yang terbentuk ketika tidak dibuat jalan tidak terjadi gesekan,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini