Gelandang berpaspor Prancis itu kini lebih terlibat dalam pola penyerangan Man United dan mengkreasikan peluang. Pogba pun mengaku lebih senang menjalani pertandingan saat ini karena ia bisa lebih bebas.
“Saya banyak mengawasinya di Juventus dan orang yang mengendalikan permainan itu adalah Andrea Pirlo. Pogba diminta untuk melakukan itu di Manchester United, namun itu bukan yang terbaik baginya,” terang Scholes, mengutip dari Goal, Minggu (6/9/2020).
“Bagi saya, dia seharusnya mempengaruhi permainan lebih jauh ke depan, dia harus lebih terlibat. Kehadiran Pogba di atas lapangan kini memiliki arti besar bagi Man United. Banyak pihak menilai kalau Pogba sebenarnya hanya butuh diberi kebebasan, dan di bawah asuhan Solskjaer, ia mendapatkannya,” lanjut Scholes.
Meski dalam skema 4-2-3-1, Pogba ditempatkan sebagai double pivot, namun pemain yang memiliki tugas untuk bertahan adalah Nemanja Matic. Sementara itu, Pogba lebih diberi kebebasan agar bisa bergerak secara fleksibel.
Terlebih lagi, Man United kini memiliki Bruno Fernandes yang mampu membantu Pogba dalam mengkreasikan serangan. Kedatangan Donny van de Beek juga tentunya akan membantu Pogba dalam menyetir lini tengah Setan Merah.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.