BARCELONA – Jorge Horacio, ayah sekaligus agen Lionel Messi mengatakan bahwa dia sedang mempelajari opsi seandainya putranya bertahan di Barcelona. Hal itu dilakukannya karena kontrak sang anak sulit membuat dia keluar dari Camp Nou.
Jorge telah berada di Barcelona untuk bertemu dengan Presiden klub, Josep Maria Bartomeu. Keduanya akan membahas masa depan Messi, yang sebenarnya sudah menginginkan berganti seragam.
Namun, media Spanyol Cuatro melaporkan, Jorge kini sedang mempelajari pilihan jika anaknya tidak bisa berpindah klub. Pasalnya, pelepasan klausul yang ada dalam kontrak Messi tidak bisa membuat pemain berusia 33 tahun itu pergi secara gratis dari Barcelona.
Baca juga: Frenkie De Jong: Saat Ini Barcelona Berantakan
La Pulga (Si Kutu)—julukan Messi—sudah menyampaikan keinginannya untuk pindah dari Barcelona melalui faks. Dalam pesannya tersebut, ia menyatakan ingin mengaktifkan klausul pelepasan pada akhir musim.
Messi memiliki klausus pelepasan setiap akhir musim, di mana dia bisa pergi dari Barcelona dengan status bebas transfer atau gratis. Namun, karena adanya pandemi membuat musim sepakbola berakhir mundur. Masalah ini yang sekarang menjadi polemik antara Messi dan Barca.
Barcelona kukuh menyatakan bahwa musim sepakbola 2019-2020 habis pada Juni lalu. Sedangkan pihak Messi melalui pengacaranya menilai musim berakhir pada 24 Agustus 2020 usai final Liga Champions.
Masalah ini menyeret La Liga yang menyatakan bahwa musim berakhir pada Juni silam. Dengan situasi seperti ini, klub yang menginginkan Messi harus membayar klausul pelepasan Messi sebesar 700 juta euro (sekira) Rp12 triliun.

Masa depan Messi di Barcelona juga menjadi tidak jelas setelah performa klub pada musim 2019-2020 menurun. Mereka gagal mengangkat satu trofi pada musim lalu.
Barcelona gagal di Copa de Rey setelah kalah dari Athletic Bilbao di perempatfinal. Mereka juga kalah bersaing dengan Real Madrid dalam perebutan mahkota La Liga Sapnyol, dan kalah memalukan dari Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions dengan skor 8-2.
Hal itu memicu kegelisan Messi. Apalagi dia tidak memiliki hubungan yang baik dengan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Banyak yang menilai, termasuk Messi, Bartomeu merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas menurunnya kualitas Barceona.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.