Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ditenggelamkan Bayern 2-8, Pique: Era Barcelona Telah Berakhir

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2020 |07:23 WIB
Ditenggelamkan Bayern 2-8, Pique: Era Barcelona Telah Berakhir
Pique tak menyangka Barcelona bisa kalah 2-8 dari Bayern Munich. (Foto: UEFA)
A
A
A

LISBON – Bek Barcelona, Gerard Pique, tak percaya timnya dipermalukan Bayern Munich dengan kalah 2-8 di perempatfinal Liga Champions 2019-2020 yang berlangsung pada Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB. Bagi Pique, kekalahan Barcelona itu seperti kini klub kebanggaannya itu sedang berada di titik terendah dalam sejarah klub tersebut.

Pique sendiri merasa mungkin era Barcelona telah berakhir, namun ia tak tahu pasti. Menurutnya, dalam dunia sepakbola hal seperti itu memang kadang kerap kali terjadi. Hal yang dibutuhkannya saat ini adalah perubahan.

Baca Juga: Pertama Kalinya sejak 2004-2005, Semifinal Liga Champions Tak Ada Messi dan Ronaldo

Suasana laga Barcelona vs Bayern Munich

Karena itu, Pique berharap para petinggi Barcelona bisa bergerak dan mengambil keputusan yang terbaik untuk mengembalikan Blaugrana –julukan Barcelona– ke era jayanya lagi. Sebab menurut Pique, permainan buruk yang diperlihatkan Barcelona di laga melawan Bayern bukan murni kesalahan para pemainnya saja.

Pique melihat dari segi klub pun ada yang salah dari Barcelona. Jadi, ia benar-benar berharap adanya perubahan yang signifikan dari Barcelona sebelum musim 2020-2021 dimulai. Pique tak mau kejadian musim 2019-2020 ini, di mana Barcelona mengakhiri kompetisi dengan tanpa mengangkat trofi sama sekali terulang kembali di masa depan.

“Apakah ini akhir dari sebuah era (Barcelona), saya tidak yakin. Tetapi saya tahu bahwa kami harus menerima bahwa kami telah mencapai titik terendah dari tim kami. Bukan hanya dari para pemain, tetapi, sebagai klub, kami tidak berada di jalan yang benar,” ucap Pique, dilansir dari laman resmi UEFA, Sabtu (15/8/2020).

“Kami Telah bertahun-tahun sukses, tetapi kini kami bahkan kami tak bisa memenangkan liga dan kami gagal menang di Eropa. Anda telah melihatnya di lapangan dan hasil hari ini tidak dapat diterima,” tambah bek asal Spanyol tersebut.

“Akan tetapi, sepakbola adalah olahraga di mana perubahan terus-menerus diperlukan. Kami harus mengubah dinamika yang kami hadapi karena saya yakin kami baru saja mencapai titik terendah. Kami harus melihat sekeliling, kami harus percaya kepada orang-orang yang akan melakukan hal benar untuk klub ini,” lanjutnya.

Skor akhir laga Barcelona vs Bayern Munich

Untuk sekarang ini, Pique mengaku tak bisa berkata apa-apa lagi. Menurutnya, kalah 2-8 dari Bayern benar-benar telah membuat dirinya sakit hati. Sebab ia merasa skor tersebut tak bisa diterima sama sekali karena Barcelona dengan mudahnya dibobol hingga delapan kali.

“Saya merasa kesakitan (usai laga Barcelona vs Bayern berakhir). Kami semua merasa begitu. Kami tidak bisa bersaing seperti itu. Ini sangat, sangat sulit untuk diterima. Tidak ada hal yang pantas dikatakan. Klub membutuhkan perubahan. Perubahan itu tidak hanya soal pemain, namun saya tidak ingin menunjuk siapa pun,” tutupnya.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement