Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gasperini Lebih Senang Atalanta vs PSG Dimainkan Dua Leg

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Rabu, 12 Agustus 2020 |10:54 WIB
Gasperini Lebih Senang Atalanta vs PSG Dimainkan Dua <i>Leg</i>
Gian Piero Gasperini lebih ingin bermain dalam dua leg (Foto: UEFA)
A
A
A

LISBON – Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, mengaku lebih senang jika laga kontra Paris Saint-Germain (PSG) dimainkan dalam dua leg. Sebab, dari catatan penampilan di Liga Champions 2019-2020, La Dea kerap tampil bagus pada pertemuan kedua.

Laga Perempatfinal dan Semifinal Liga Champions 2019-2020 memang mengalami perubahan format akibat pandemi Covid-19. Pertandingan yang biasanya digelar kandang-tandang, kini hanya sekali saja dalam bentuk turnamen mini.

Seluruh pertandingan dipusatkan di Lisbon, Portugal, mulai dari perempatfinal hingga final. Perubahan tersebut terpaksa dilakukan Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) demi merampungkan kompetisi Liga Champions 2019-2020. Format serupa juga dipakai untuk kompetisi kasta kedua, Liga Eropa.

Baca juga: Atalanta vs PSG, Neymar Bakal Jadi Pemain Kunci Les Parisien

Skuad Atalanta berlatih di Stadion Da Luz (Foto: Twitter/@Atalanta_BC)

Sebagai salah satu peserta, Atalanta harus menerima kondisi tersebut. Padahal, menurut Gian Piero Gasperini, dirinya lebih senang jika perempatfinal dilangsungkan dalam dua leg. Sebab, Robin Gosens dan kawan-kawan punya catatan yang bagus.

“Melihat perjalanan kami, saya lebih memilih dua leg. Kami akan melawan tim yang belum pernah dihadapi sebelumnya. Kami tidak punya parameter langsung dalam hal menghadapi para pemain lawan,” terang Gian Piero Gasperini, dilansir dari Football Italia, Rabu (12/8/2020).

“Sejarahnya, kami selalu bermain lebih bagus pada pertandingan kedua, melawan Dinamo (Zagreb), Shakhtar (Donetsk), dan (Manchester) City,” imbuh arsitek tim berkebangsaan Italia itu.

Gian Piero Gasperini tidak asal bicara. Pada tiga laga di fase grup itu, Atalanta memang kesulitan. Selain baru pertama kali bermain di Liga Champions, Gli Orobici juga masih menyesuaikan diri dengan jadwal padat di dua kompetisi sekaligus.

Pada tiga laga awal fase grup, Atalanta selalu kalah, bahkan dua di antaranya dengan skor telak. Mereka lantas bangkit pada tiga pertandingan berikutnya, dimulai dengan mengimbangi Man City 1-1 di Stadion San Siro pada matchday empat.

Setelah itu, Atalanta menaklukkan Dinamo Zagreb dengan skor 2-0, lalu menang telak 3-0 di kandang Shakhtar Donetsk pada laga terakhir. Kemenangan di Ukraina itu menjadi titik balik penampilan Atalanta di Liga Champions 2019-2020.

Pada babak 16 besar, Atalanta mampu menang dalam laga kandang-tandang melawan Valencia. Klub asal Kota Bergamo itu melaju ke fase perempatfinal dengan agregat 8-4.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement