TURIN – Andrea Pirlo ditunjuk sebagai pelatih Juventus pada Minggu (9/8/2020). Pirlo dipilih manajemen Juventus karena beberapa jam sebelumnya, kubu si Nyonya Tua memecat Maurizio Sarri dari kursi pelatih.
Terpilihnya Pirlo sebagai pelatih membuat tren mantan pemain menjadi pelatih di klub terdahulunya sedang populer di kalangan klub-klub top Eropa. Sekadar informasi, Pirlo pernah tercatat sebagai pemain Juventus dari 2011-2015.

(Pirlo saat menjadi pemain Juventus)
Dalam periode tersebut, Pirlo menghadirkan tujuh trofi bagi publik Stadion Allianz, dan empat di antaranya merupakan empat gelar Liga Italia beruntun. Musim ini atau 2019-2020, di Liga Inggris ada dua mantan pemain di klub masing-masing yang kemudian diangkat sebagai pelatih.
Sosok yang dimaksud adalah Frank Lampard bersama Chelsea dan Mikel Arteta (Arsenal). Kiprah keduanya bersama klub masing-masing musim ini juga tak bisa dikatakan buruk. Lampard dengan skuad seadanya alias tidak boleh berbelanja pada musim panas 2019, masih mampu membawa Chelsea finis di posisi empat Liga Inggris 2019-2020.
Sementara Arteta juga tidak kalah hebatnya. Arteta yang pernah menjadi pemain Arsenal dari 2011-2016, mengantarkan The Gunners –julukan Arsenal– meraih trofi Piala FA.
BACA JUGA: Saran Cristiano Ronaldo untuk Juventus di Musim Depan
Tren mantan pemain ditunjuk sebagai pelatih, pertama kali booming ketika manajemen Barcelona menunjuk Josep Guardiola sebagai arsitek mereka pada 2008-2009. Saat itu hebatnya, Guardiola langsung memberikan treble winner (Liga Spanyol, Liga Champions dan Copa del Rey) di musim pertama menangani Barcelona.