Ternyata Sarri Sudah Ingin Dipecat Sebelum Juventus Gugur di Liga Champions

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Minggu 09 Agustus 2020 10:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 09 47 2259254 ternyata-sarri-sudah-ingin-dipecat-sebelum-juventus-gugur-di-liga-champions-zDi9Jsc11z.jpg Maurizio Sarri bersama Presiden Juventus, Andrea Agnelli. (Foto: Media Juventus)

TURIN – Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, menegaskan bahwa pemecatan Maurizio Sarri sebagai pelatih utama Bianconeri tidak hanya berdasarkan hasil dari laga melawan Olympique Lyon di leg kedua 16 besar Liga Champions 2019-2020. Paratici mengatakan Juventus akhirnya menendang Sarri karena mereka sudah mengevaluasi kinerja pelatih asal Italia itu sedari awal musim ini.

Ya, Juventus memang sudah mengevaluasi kinerja Sarri selama satu musim penuh. Dari hasil evaluasi itu, Paratici mengatakan pihak Juventus tidak menyukai hasil yang sudah diberikan Sarri semenjak ditunjuk sebagai pelatih pada awal musim 2019-2020.

Kendati begitu, Paratici menyebut ide untuk memecat Sarri baru muncul pada akhir-akhir ini. Sekali pun Sarri mampu mengantarkan Juventus menjuarai Liga Italia 2019-2020, namun pihak manajemen klub tersebut merasa kinerja pelatih itu masih kurang maksimal.

Baca Juga: Juventus Resmi Tunjuk Andrea Pirlo sebagai Pelatih Baru

Maurizio Sarri

Jadi, karena itulah Sarri pun dipecat meski baru setahun melatih Juventus. Paratici melihat tak ada perkembangan yang terlalu signifikan dari Juventus dan hal tersebut jelas harus diakhiri. Caranya tentu dengan menunjuk pelatih lain, dalam hal ini Juventus memilih Pirlo.

“Kami sudah melakukan evaluasi sebelum hasil Lyon. Kami sudah mengatakan, satu pertandingan tidak menentukan masa depan seorang pelatih. Evaluasi kami didasarkan pada seluruh musim dan bukan hanya satu pertandingan saja,” terang Paratici, melansir dari Football Italia, Minggu (9/8/2020).

“Musim ini sangatlah panjang, ada banyak momen dan situasi yang kemudian bertambah. Namun, tidak ada percikan (kemajuan signifikan) apa pun. Kami baru saja mempertimbangkan hal ini di akhir musim yang sangat panjang, bahkan setelah (Sarri mampu membuat Juventus) memenangkan Scudetto,” tambahnya.

Kini yang menarik tentu bagaimana kiprah Pirlo bersama Juventus pada musim depan nanti. Sebab Juventus terlalu berani menunjuk Pirlo yang tidak memiliki pengalaman apa pun dalam hal menangani suatu tim.

Maurizio Sarri

Kendati begitu, Paratici menegaskan pihak Juventus percaya Pirlo bisa sukses di Bianconeri. Sebab dengan kemampuannya selama ini sebagai pemain, Paratici merasa hal tersebut juga bisa diaplikasikan ketika melatih suatu tim.

“Andrea memiliki dalam pikirannya pendekatan yang sama untuk melatih seperti yang dia lakukan ketika dia bermain. Itu adalah sepak bola dengan kualitas hebat dan kerja keras,” tutup Paratici.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini