3 Penyebab Sarri Segera Dipecat Juventus, Apa Saja?

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 21:38 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 47 2258820 3-penyebab-sarri-segera-dipecat-juventus-apa-saja-3OWZfTGgqf.jpg

TURIN – Nasib pelatih Juventus, Maurizio Sarri, sebagai juru taktik si Nyonya Tua berada di ujung tanduk. Menurut laporan The Sun, Jumat (7/8/2020), jika Juventus disingkirkan Olympique Lyon di babak 16 besar Liga Champions dini hari nanti, Sarri akan terdepak dari jabatan sebagai pelatih si Nyonya Tua.

Benar, Sarri membawa Juventus juara Liga Italia musim ini. Namun, ada sejumlah masalah yang membuat masa depan pelatih 61 tahun itu di Stadion Allianz takkan lama lagi.

Berikut 3 penyebab Sarri segera dipecat Juventus.

3. Statistik Buruk di Liga Italia

Juventus

Jumlah tujuh kali kalah dalam satu musim kompetisi Liga Italia, merupakan yang terbanyak diterima tim juara, terhitung sejak musim 1994-1995. Akibatnya, Juventus tidak dominan di Liga Italia 2019-2020.

Setelah melalui 38 pertandingan, Juventus hanya mengoleksi 83 angka. Jumlah itu hanya unggul satu angka dari Inter Milan di kemudian. Selanjutnya, jumlah kebobolan terbanyak. Bandingkan dengan ketika Juventus juara Liga Italia 2018-2019, atau di musim terakhir Massimiliano Allegri menjabat. Saat itu Juventus meraup 90 poin, unggul 11 angka dari Napoli di tempat kedua.

Selain itu, semenjak mendominasi Liga Italia pada 2011-2012, kebobolan paling banyak Juventus dalam satu musim adalah pada musim lalu, tepatnya sebanyak 30 bola. Bagaimana dengan musim ini? Gawang Juventus kemasukan 43 kali!

2. Miliki Hubungi Buruk dengan Fans Juventus

Maurizio Sarri

(Sarri saat mengacungkan jari tengah ke fans Juventus)

Sarri tidak benar-benar disukai fans Juventus. Hal itu karena sikap kurang menyenangkan Sarri, tatkala saat masih membesut Napoli. Saat itu, ketika bus rombongan yang membawa skuad Napoli tiba di markas Juventus, tepatnya di laga pekan ke-34 Liga Italia 2017-2018, Sarri terlihat mengacungkan jari tengahnya ke arah fans si Nyonya Tua.

BACA JUGA: 5 Kandidat Pengganti Sarri di Juventus, Nomor 1 Paling Diburu

Karena itu, penolakan sempat dilontarkan fans garis keras Juventus ketika manajemen menunjuk Sarri sebagai juru taktik pada 2019. Karena itu bukan tak mungkin, fans Juventus akan berteriak kegirangan jika Sarri benar dipecat manajemen dalam waktu dekat.

1. Sering Bertengkar dengan Cristiano Ronaldo

Maurizio Sarri

Alasan Juventus mendatangkan Cristiano Ronaldo pada musim panas 2018 sangat jelas, yakni memenangkan trofi Liga Champions. Hal itu tidak mengherankan, mengingat di sepanjang karier sepakbolanya Ronaldo telah memenangkan lima trofi si Kuping Besar.

Namun, pemain kesayangan fans Juventus itu kerap terlibat perdebatan dengan Sarri, sesuatu yang tidak pernah terjadi dengan pelatih si Nyonya Tua sebelumnya, Massimiliano Allegri. Ketika Juventus menghadapi AC Milan musim ini, Ronaldo diganti Paulo Dybala pada menit 55.

Ronaldo yang kesal memasang wajah cemberut di depan Sarri, dan perdebatan sempat terjadi beberapa saat. Pada akhirnya, Ronaldo duduk di bangku cadangan. Ketika pertandingan menyisakan tiga menit, Ronaldo dikabarkan langsung meninggalkan stadion.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini