5 Kandidat Pengganti Sarri di Juventus, Nomor 1 Paling Diburu

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 07 Agustus 2020 11:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 47 2258421 5-kandidat-pengganti-sarri-di-juventus-nomor-1-paling-diburu-KiAQiAFi2r.jpg Maurizio Sarri bisa dipecat Juventus. (Foto: @juventusfc)

MASA depan Maurizio Sarri sebagai pelatih Juventus berada di ujung tanduk. Menurut laporan The Sun, Jumat (7/8/2020), jika Juventus disingkirkan Olympique Lyon dalam laga leg II babak 16 besar Liga Champions 2019-2020 yang digelar dini hari nanti, pelatih 61 tahun itu langsung dipecat manajemen si Nyonya Tua.

Kenapa Sarri dipecat? Bukannya ia baru saja membawa Juventus juara Liga Italia? Namun, performa Juventus di kompetisi tahun ini tidak sedominan musim lalu. Di Liga Italia 2019-2020, Juventus hanya mengoleksi 83 angka, cuma unggul satu poin dari Inter Milan di tempat kedua.

Bandingkan ketika Juventus masih ditangani Massimiliano Allegri. Di musim terakhir Allegri membesut Juventus di Liga Italia 2018-2019, Bianconeri –julukan Juventus– yang keluar sebagai juara mengoleksi 90 angka, unggul 11 poin dari Napoli di tempat kedua. Lantas jika Sarri dipecat, siapa yang akan jadi suksesornya?

Berikut 5 kandidat pengganti Sarri di Juventus:

5. Gian Piero Gasperini (Atalanta)

Gasperini

Semenjak menangani Atalanta pada 2016-2017, Gasperini mendongkrak prestasi La Dea –julukan Atalanta. Dengan skuad seadanya, Gasperini membawa Atalanta finis di posisi tiga Liga Italia dalam dua musim terakhir. Selain itu di Liga Champions 2019-2020, pelatih 62 tahun itu mengantarkan Atalanta ke perempatfinal.

Nantinya di babak tersebut, Atalanta akan menghadapi Paris Saint-Germain (PSG). Fakta di atas yang membuat manajemen Juventus dilaporkan tertarik mengamankan jasa eks juru taktik Inter Milan tersebut.

4. Simone Inzaghi (Lazio)

Simone Inzaghi

Simone Inzaghi sempat membawa Lazio bersaing di jalur juara Liga Italia 2019-2020, menyaingi Juventus. Namun, karena tidak memiliki skuad yang dalam ketika mengarungi project restart Liga Italia, Lazio harus rela finis di posisi empat.

BACA JUGA: Andai Sarri Dipecat, Presiden Juventus Masih Impikan Zidane

Meski begitu, Inzaghi cukup sukses musim ini. Mengandalkan formasi 3-5-2, ia membawa Ciro Immobile dan kawan-kawan juara Piala Super Italia setelah menaklukkan raksasa Italia, Juventus, dengan skor 3-1. Selintas, pola 3-5-2 akrab dengan skuad Juventus. Ketika Juventus juara Liga Italia 2011-2014 di bawah arahan Antonio Conte, pola 3-5-2 yang dijadikan andalan.

3. Mauricio Pochettino

Mauricio Pochettino

Pochetino bukanlah sosok baru bagi Juventus. Pelatih asal Argentina itu sempat diburu Juventus pada musim panas 2019, namun terbentur klausul lepas. Kala itu, Pochettino yang terikat kontrak bersama Tottenham Hotspur hingga 30 Juni 2023 memiliki klausul lepas mencapai 40 juta pounds (Rp768,2 miliar).

Bagaimana saat ini? Juventus tak perlu dipusingkan dengan klausul lepas, mengingat sejak November 2019 Pochettino menganggur setelah dipecat Tottenham. Pochettino sendiri memang belum pernah memenangkan trofi semenjak menjadi pelatih pada 2009, namun ia terkenal jago mengubah skuad biasa menjadi luar biasa.

Contohnya bisa dilihat ketika Pochettino menangani Tottenham dari 2014-2019. Pochettino membawa Tottenham tak hanya bersaing di jalur juara Liga Inggris (finis runner-up 2016-2017), namun juga Liga Champions (finis runner-up 2018-2019). Karena itu, bisa dibayangkan ketika Pochettino diberi kesempatan menangani skuad yang dipenuhi bintang seperti Juventus.

2. Andrea Pirlo (Juventus U-23)

Pirlo

Pirlo bukanlah orang baru di skuad Juventus. Ketika menjadi pemain, Pirlo pernah mengantarkan Juventus juara Liga Italia empat musim beruntun (2011-2015). Kemudian pada Kamis 30 Juli 2020, Pirlo baru saja ditunjuk untuk membesut Juventus U-23 di sepanjang musim 2020-2021.

Meski belum pernah menangani klub profesional, Pirlo bisa saja langsung dipromosikan ke skuad utama. Sebab, Pirlo memiliki pengalaman ditangani sejumlah pelatih top sewaktu aktif sebagai pemain. Sebut saja Carlo Ancelotti, Massimiliano Allegri hingga Antonio Conte. Uniknya, ketiga pelatih di atas juga pernah menangani Juventus.

1. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane

Bisa dibilang sebagai pelatih yang diburu manajemen Juventus. Pengalaman Zidane memenangkan tiga trofi Liga Champions dalam kapasitasnya sebagai pelatih Real Madrid, membuat presiden Juventus Andrea Agnelli kesengsem kepada pelatih asal Prancis tersebut.

Kebetulan, sudah 24 tahun lamanya Juventus tidak juara Liga Champions. Karena itu, demi merealisasikan ambisi Agnelli, wajib bagi Juventus mendatangkan pelatih yang berpengalaman menjuarai Liga Champions seperti Zidane.

Saat ini, Zidane terikat kontrak dengan Madrid hingga 30 Juni 2022. Mengingat tidak ada hal yang mustahil di sepakbola, Zidane bisa saja pindah ke Juventus. Terlebih, Zidane memiliki sejarah dengan Juventus, yakni menjadi pemain si Nyonya Tua dari 1996 hingga 2001.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini