Sebagaimana diwartakan Sportbible, Rabu (5/8/2020), Valencia kecil harus membantu sang ayah memungut botol-botol di jalan dan menjualnya guna mendapat uang. Ia juga membantu ibu untuk menjual minuman di salah satu stadion klub sepakbola di Ekuador.
Meski begitu, hal tersebut tak menyurutkan mimpi Valencia untuk menjadi pesepakbola top saat dewasa. Di sela-sela waktu membantu orangtua, ia pun memanfaatkannya untuk berlatih sepakbola.
Ia memulai latihan sepakbola secara mandiri di sekitar rumahnya. Meski begitu, Valencia tampak tak pernah kehabisan akal untuk mengasah kemampuannya. Gelandang kelahiran 4 Agustus 1985 itu bahkan memiliki inisiatif untuk berlatih dengan kaki telanjang demi meningkatkan kemampuannya di dunia sepakbola.
Usaha dan kerja keras Valencia kecil pun berbuah manis. Pada usia 11 tahun, ia bertemu dengan seorang pencari bakat bernama Pedro Perlaza. Perlaza yang tampak terpukau dengan kemampuan Valencia dalam bermain sepakbola pun langsung mengajaknya untuk bergabung ke sebuah klub lokal sepakbola.
"Dia menunjukkan jiwa kepemimpinan, meskipun ada perbedaan umur dengan pemain-pemain lain," ujar Perlaza yang juga menjadi pelatih Valencia.
(Ramdani Bur)