Antonio Valencia, dari Pemungut Botol di Jalan Kini Jadi Pesepakbola Top

Djanti Virantika, Jurnalis · Rabu 05 Agustus 2020 12:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 05 51 2257238 antonio-valencia-dari-pemungut-botol-di-jalan-kini-jadi-pesepakbola-top-mM50FTCYtu.jpg Antonio Valencia. (Foto: Sportskeeda)

KARIER gemilang berhasil diukir mantan gelandang Manchester United, Antonio Valencia, di dunia sepakbola. Ia bahkan telah membawa namanya menjadi salah satu pesepakbola top di dunia karena kiprahnya yang manis.

Untuk bisa mencapai kondisi saat ini, siapa sangka Valencia harus melewati jalan yang berliku. Ia bahkan menjalani kehidupan yang berbanding terbalik dari saat ini, di mana hidup dengan bergelimang harta dan penuh kemewahan.

Antonio Valencia

Valencia kecil hidup di keluarga yang kurang baik secara finansial. Alhasil, ia harus turut bekerja membantu kedua orangtuanya dalam mengumpulkan pundi-pundi uang.

BACA JUGA: Salah hingga Sterling, Pesepakbola Dunia Ikut Berduka atas Ledakan di Lebanon

Sebagaimana diwartakan Sportbible, Rabu (5/8/2020), Valencia kecil harus membantu sang ayah memungut botol-botol di jalan dan menjualnya guna mendapat uang. Ia juga membantu ibu untuk menjual minuman di salah satu stadion klub sepakbola di Ekuador.

Meski begitu, hal tersebut tak menyurutkan mimpi Valencia untuk menjadi pesepakbola top saat dewasa. Di sela-sela waktu membantu orangtua, ia pun memanfaatkannya untuk berlatih sepakbola.

Ia memulai latihan sepakbola secara mandiri di sekitar rumahnya. Meski begitu, Valencia tampak tak pernah kehabisan akal untuk mengasah kemampuannya. Gelandang kelahiran 4 Agustus 1985 itu bahkan memiliki inisiatif untuk berlatih dengan kaki telanjang demi meningkatkan kemampuannya di dunia sepakbola.

Usaha dan kerja keras Valencia kecil pun berbuah manis. Pada usia 11 tahun, ia bertemu dengan seorang pencari bakat bernama Pedro Perlaza. Perlaza yang tampak terpukau dengan kemampuan Valencia dalam bermain sepakbola pun langsung mengajaknya untuk bergabung ke sebuah klub lokal sepakbola.

"Dia menunjukkan jiwa kepemimpinan, meskipun ada perbedaan umur dengan pemain-pemain lain," ujar Perlaza yang juga menjadi pelatih Valencia.

(Ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini