Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Presiden FIFA Gianni Infantino Diduga Melakukan Tindak Kriminal

Andika Pratama , Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2020 |00:29 WIB
Presiden FIFA Gianni Infantino Diduga Melakukan Tindak Kriminal
FIFA (Foto: Istimewa)
A
A
A

ZURICH – Jaksa Swiss, Stefan Keller, membuka kasus pidana yang berhubungan dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino. Kasus pidana itu berkaitan dengan korupsi dalam badan sepakbola tertinggi di dunia tersebut.

Semua berawal dari kasus korupsi FIFA yang terjadi pada 2015. Kasus itu kemudian ditangani oleh Jaksa Swiss, Michael Lauber. Akan tetapi, proses penyelidikan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Gianni Infantino (Foto: Istimewa)

Terjadi pertemuan rahasia antara Lauber dengan FIFA yang diwakili Infantino. Pertemuan itu dicurigai membicarakan perihal korupsi di FIFA yang sedang Lauber dalami.

Pertemuan itu lalu diselidiki oleh Komite Judisial Parlemen Swiss. Kantor Lauber digeledah pada 2 Maret silam, untuk mencari bukti-bukti kerja sama illegal antara jaksa Swiss itu dengan Infantino. Setelah pengeledahan, Lauber pun menerima pemotongan gaji.

BACA JUGA: FIFA Beri Sinyal Kucurkan Dana Pinjaman ke PSSI

Meski Lauber telah dihukum, tetapi itu baru tahap awal. Penyelidikan yang dilakukan Komite Judisial Parlemen Swiss tetap berlanjut. Fakta-fakta lain yang memberatkan Lauber pun terkuak, sehingga ia terancam pemecatan.

Sementara itu, FIFA pun tidak menutupi adanya pertemuan informal antara Infantino dengan Lauber pada 2016 dan 2017 lalu. FIFA berdalih bahwa pertemuan itu untuk menunjukkan bahwa induk sepakbola dunia tersebut koperatif dalam penyelidikan.

Meski begitu, kasus itu sempat tidak mendapatkan sorotan selama beberapa saat hingga pada pekan lalu Lauber mengajukan pengunduran diri. Sportskeeda melaporkan, Komite Judisial Parlemen Swiss lalu menunjuk Keller untuk menyelidiki lebih lanjut pertemuan antara Lauber, Infantino, dan beberapa individu lainnya.

Penyelidikan yang dilakukan Keller disebut telah menemui titik terang. Keller diklaim menemukan fakta yang memperkuat dugaan bahwa telah terjadi tindakan kriminal dalam pertemuan Lauber dengan Infanftino.

Sementara itu, Lauber dan Infantino sudah menyatakan mereka tidak bersalah beberapa waktu lalu. Bantahan Lauber dan Infantino akan beradu dengan fakta-fakta di lapangan yang didapatkan Keller dari penyelidikannya.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement