Presiden Barcelona dalam Ancaman Kudeta

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 31 Juli 2020 01:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 46 2254851 presiden-barcelona-dalam-ancaman-kudeta-RtiVRAYNjN.jfif Josep Maria Bartomeu (Foto: Twitter/@jmbartomeu)

BARCELONA – Barcelona gagal menunjukkan tajinya pada musim 2019-2020. Blaugrana –julukan Barcelona– tidak mampu meraih satu pun trofi domestik. Peluang terakhir Barcelona untuk meraih trofi ada di Liga Champions, tetapi perjuangan Lionel Messi dan kawan-kawan masih sangat jauh.

Kondisi Barcelona sekarang membuat perkumpulan beberapa kelompok penggemar Barcelona, Cor Blaugrana, sangat marah dengan sang Presiden, Josep Maria Bartomeu. Juru bicara Cor Blaugrana, Josep Maria Cremades, menyatakan perkumpulannya akan mengajukan mosi tidak percaya terhadap Bartomeu.

Fans Barcelona (Foto: Istimewa)

Setelah mosi tidak percaya diajukan secara resmi, Cor Blaugrana memiliki waktu 14 hari untuk mengumpulkan tanda tangan persetujuan dari 15 persen anggota klub. Anggota klub atau yang disebut Socis biasanya merupakan para penggemar Barcelona.

Perkerjaan itu tidak akan mudah, karena sekarang para penggemar tidak berada langsung di stadion. Cremades dan kawan-kawannya harus bekerja keras untuk mengumpulkan tanda tangan para penggemar Barcelona lain yang satu suara dengan Cor Blaugrana. Jumlah tanda tangan yang harus dikumpulkan kurang-lebih 17 ribu orang.

BACA JUGA: Presiden Barcelona Masih Penasaran dengan Project Pemain Muda Setien

Jika telah memenuhi jumlah tanda tangan yang dibutuhkan, mosi tidak percaya akan dilanjutkan ke seluruh anggota basis keanggotaan dalam bentuk referendum. Setelah itu, sebanyak dua pertiga dari 154 ribu anggota harus berlawanan suara dari dewan klub. Jika semua berjalan lancar, pemilihan umum akan berlangsung dalam waktu dekat.

Barcelona sejatinya akan melakukan pemilihan umum pada tahun depan. Akan tetapi, Cor Blaugrana tidak mau menunggu selama itu. Mereka ingin Barcelona bangkit pada musim depan.

Cor Blaugrana mau perubahan terjadi di internal Barcelona secepatnya. Bartomeu jadi sosok utama yang akan mereka lengserkan dengan mosi tidak percaya itu. Cor Blaugrana akan bertarung dengan waktu untuk menurunkan Bartomeu dari singasananya.

“Kami tahu kami bekerja melawan sejumlah faktor. Kami tahu kami tidak bisa mendapatkan tanda tangan di pertandingan karena penggemar tidak bisa hadir, kami berada di tengah pandemi dan ada pemilihan yang akan dilakukan tahun depan,” kata Cremades, menyadur dari Sportskeeda, Jumat (31/7/2020).

“Kami benar-benar ingin bergerak maju dengan mosi tidak percaya ini. Itulah tingkat kemarahan yang kami rasakan saat ini. Manajemen klub tidak dapat diterima,” tuturnya.

Meski begitu, masalah Barcelona tidak serta-merta hilang dengan pemakzulan Bartomeu. Tugas untuk membangkitkan Barcelona hanya dialihkan ke tangan Presiden baru. Apabila tidak sanggup melakukan perubahan, tidak menutup kemungkinan masalah Barcelona akan lebih besar daripada sebelumnya.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini