Pelatih eks penyerang Man United itu mengungkapkan, jika di Liga Eropa dirinya bisa merotasi pemain, namun saat melakoni laga di Liga Champions, ia kemungkinan akan menurunkan skuad terbaiknya.
"Musim tahun depan dengan Liga Champions, berbeda dengan Liga Eropa, karena kami ingin naik ke klasemen liga, jadi kami tidak bisa mengalihkan perhatian dari liga dan mengistirahatkan pemain di Liga Europa,” ungkapnya dalam MUTV, Senin (27/7/2020).

"Akan ada banyak tuntutan kepada para pemain. Mereka harus bekerja keras selama musim panas, , kami bermain punya Eropa.”
"Musim depan akan lebih menguji dan menantang bagi mereka. Jika Anda bermain dengan tim-tim top di Liga Champions, Anda harus terbiasa bermain 45-50 pertandingan untuk klub ini setiap musim jika kita ingin sukses," pungkasnya.
(Ramdani Bur)