Paratici Akan Tingkatkan Kualitas Skuad Juventus

Andika Pratama, Jurnalis · Jum'at 24 Juli 2020 13:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 24 47 2251417 paratici-akan-tingkatkan-kualitas-skuad-juventus-V0u3ztM57m.jpg Juventus (Foto: Twitter/@juventusfcen)

TURIN Juventus kembali mendapatkan hasil buruk di Liga Italia 2019-2020. Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan kalah 1-2 dari Udinese di Dacia Arena, Jumat (24/7/2020) dini hari WIB. Hasil itu membuat Juventus meraih dua kekalahan, dua hasil imbang, dan satu kemenangan, dalam lima pertandingan terakhir.

Hasil buruk dalam lima pertandingan terakhir membuat para penggemar risih. Fans ingin Juventus menambah kualitas skuadnya pada musim depan. Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, pun mengamini permintaan para penggemar.

Cristiano Ronaldo (Foto: Twitter/@cristiano)

Paratici menyebut Juventus selalu melakukan peningkatan setiap tahunnya, begitu juga sekarang. Jika tidak menambah kualitas skuadnya, Juventus mungkin kesulitan bersaing pada musim depan. Sebab, klub-klub besar Italia lain juga telah memperkuat skuadnya untuk menyaingi Bianconeri.

Juventus butuh suntikan beberapa pemain berkualitas untuk memperbesar peluang mereka mengukir prestasi di kompetisi domestik dan Eropa. Tantangan terbesar bagi Juventus ada di Eropa, karena Bianconeri-julukan Juventus- terakhir kali menjadi juara Liga Champions pada musim 1995-1996.

BACA JUGA: Udinese vs Juventus, Sarri Akui Performa Timnya Menurun Pasca Lockdown

“Tingkatkan tim ini? Kami mencoba melakukannya setiap tahun, kami akan mencoba melakukannya lagi tahun ini," kata Paratici, menyadur dari Sportskeeda, Jumat (24/7/2020).

Beberapa pertandingan terakhir menunjukkan Juventus kekurangan kualitas dalam skuadnya. Ada Ronaldo yang selalu bisa diandalkan, tetapi ia juga akan kesulitan jika para pemain lain tidak memberidukungan. Ronaldo tidak bisa memenangkan Juventus sendirian.

Pada pertandingan terakhir lawan Udinese adalah contoh nyata yang menunjukkan Juventus tidak boleh hanya bergantung pada Ronaldo. Pada pertandingan di Dacia Arena itu, Juventus sebenarnya cukup mendominasi permainan tetapi gagal meraih kemenangan.

Skuad Marizio Sarri tercatat memiliki penguasaan bola sekitar 61 persen. Juventus bahkan unggul lebih dulu lewat gol Matthijs de Ligt jelang babak pertama berakhir. Akan tetapi, penyerang Udinese, Ilija Nestorovski, membuat kedudukan imbang pada awal babak kedua.

Sial bagi Juventus, tim tuan rumah bisa membalikkan kedudukan beberapa menit jelang bubaran. Adalah Seko Fofana yang jadi antagonis bagi Juventus pada dini hari tadi. Kekalahan dari Udinese seharusnya menampar Juventus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini