JAKARTA - Manajemen Persija Jakarta sudah menetapkan untuk menggunakan Stadion Agung, Bantul, Yogyakarta sebagai kandang tim Macan Kemayoran dalam mengikuti kelanjutan Liga 1 2020.
Persija memilih Stadion Agung karena menilai stadion tersebut memiliki kualitas yang baik. Selain itu banyak fasilitas lapangan di sekitar Bantul yang dapat digunakan tim untuk latihan. Persija juga beberapa kali menggelar pertandingan di stadion tersebut.
Baca juga: Tips Bermain Sepakbola di Usia 40 dari Ismed Sofyan
Baca juga: Nilai Transfer Andritany Ardhiyasa Lebih Tinggi Dibanding Kiper Inter Milan
Stadion Sultan Agung menjadi salah satu fakto Persija menjadi juara Liga 1 2018. Banyak kemenangan Persija yang terjadi di Sultan Agung pada musim 2018.

Dalam laman Liga Indonesia, Persija saat bermain di Stadion Sultan Agung, berhasil mencetak 13 gol dalam tujuh pertandingan. Jumlah tersebut bahkan lebih banyak dibandingkan yang dicetak Macan Kemayoran di Stadion utama Gelora Bung Karno (SUGBK), yakni 10 gol dari delapan pertandingan.
Gelandang Persija, Riko Simanjuntak mengatakan para pemain Persija akan memberikan penampilan terbaik meski tidak bermain di Jakarta.
“Selama kita bermain di Bantul banyak hasil positif yang diraih. Saya yakin semangat juang dari teman-teman dapat berbuah manis meski harus jauh dari Jakarta,” ujar Riko mengutip laman Persija, Selasa (21/7/2020).
Ia menambahkan, selama ini masyarakat Bantul sangat menerima kehadiran Persija. Hal ini terbukti para pemain selalu mendapat sambutan hangat ketika berlaga di sana.
“Warga di Bantul sangat menerima kita. Beberapa kali saya dan pemain lainnya selalu mendapat sambutan hangat. Selain itu Jakmania di sana juga banyak sehingga kami tidak akan sendiri meski akhirnya laga akan digelar tanpa penonton,” tambah dia.

Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus memaparkan, keputusan memilih Stadion Sultan Agung adalah keputusan yang sangat berat. Namun, keputusan diambil setelah mempertimbangkan dari berbagai aspek.
“Menggelar pertandingan di Jakarta dengan kondisi Covid-19 yang masih belum stabil menjadi beban yang sangat berat, apalagi extraordinary kompetisi terbilang sangat singkat hanya berdurasi kurang dari 6 bulan, dengan menyisakan 32 match (pertandingan),” tutur Ferry.
“Kami memilih stadion Sultan Agung Bantul sebagai kandang kami. Dengan berbagai fasilitas pendukung dan semangat para pemain, kami tetap yakin dapat mengarungi extraordinary kompetisi dengan hasil positif,” pungkas dia.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.