Share

Ini Cara Kapten Persib Supardi Nasir Pertahankan Stamina

Rachmat Fahzry, Okezone · Senin 20 Juli 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 20 49 2249440 ini-cara-kapten-persib-supardi-nasir-pertahankan-stamina-jncCLFzAtb.jpg Supardi Nasir. (Foto/Persib Bandung)

BANDUNG - Kapten Persib Bandung, Supardi Nasir memilki cara untuk menjaga staminya. Pasalnya, sejak Liga 1 2020 terhenti pada pertengahan Maret akibat pandemi virus corona (Covid-19), tim Maung Bandung tidak berlatih bersama.

Pemain berusia 37 tahun ini kini rutin bermain futsal. Aktivitas futsal sengaja ditambahkan dalam menu latihan mandiri di rumah. Padahal, tim pelatih Persib sudah memberikan menu latihan kepada para pemain sejak Liga 1 2020 vakum.

Baca juga: Aksi Gelandang Persib Kim Kurniawan Bermain Tenis

Supradi mengatakan ia bermain futsal bersama saudara dan teman-teman di sekitar tempat tinggalnya di Pekanbaru, Riau. Ia memilih futsal untuk menjaga sentuhan bola selain kondisi fisiknya.

"Saya memilih bermain futsal di sini, selain latihan rutin secara mandiri," kata Supardi, mengutip laman Persib, Senin (20/7/20020).

Foto/Okezone

Supardi merupakan pemain senior. Ia pemain yang ikut mengantarkan Persib meraih gelar juara Liga Super Indonesia (LSI) 2014 dan Piala Presiden 2015.

Sebagian pemain Persib memiliih bersepeda sejak Liga 1 2020 terhenti. Akan tetapi, Supardi mengaku tidak tertarik melakukannya. Menurut dia, setiap pemain memiliki cara masing-masing untuk menjaga kebugarannya.

"Saya percaya mereka pemain profesional, dan punya cara tertentu untuk menjaga kebugaran mereka. Kalau saya lebih ke futsal," ungkapnya.

Awal tidak diperhitungkan

Supardi Nasir datang ke Persib bersama Muhammad Ridwan dan Firman Utina. Ketiganya punya keinginan bersama untuk membawa Pangeran Biru mengangkat trofi Liga Indonesia.

Supardi, M. Ridwan dan Firman Utina bergabung bersama Persib pada 2012 dari Sriwijaya FC. Supardi mengungkapkan, dia bersama dua koleganya tersebut selalu tinggal di kamar yang sama.

Follow Berita Okezone di Google News

“Ada hal-hal yang membuat saya tertarik untuk bergabung. Karena kita tahu, Persib bukan tim sembarangan. Kita tahu semua, ada (Muhammad) Ridwan, Firman (Utina) yang juga ikut bergabung (ke Persib). Bukan kesampingkan pemain lain, tapi kami bertiga memang selalu bersama-sama, bahkan selalu tinggal di mes bersama di tim sebelumnya,” ungkap Supardi mengutip laman resmi klub, Selasa (23/4/2020).

Ketiganya datang dengan membawa misi sangat besar. Membawa perubahan untuk Persib. Pasalnya, ketika itu Persib sudah lama tidak merasakan gelar juara. Persib terakhir kali menjuarai Liga Indonesia pada 1994-1995.

Namun, niat Supardi dan kolega tidak berjalan mulus. Keberadaan ketiganya tidak diperhitungkan. Dengan berjalanannya waktu, Supardi membuktikan bahwa Persib tidak salah merekrutnya. Persib akhirnya juara Liga Super Indonesia (ISL) 2014. Supardi meluapkan kegembiraannya hingga menangis.

“Itu bentuk dari rasa bahagia yang tiada tara. Kita tahu, berapa lama Persib harus menunggu untuk juara. Akhirnya, Allah berkehendak kita untuk juara tahun itu. Tim ini benar-benar ingin juara. Itu yang membuat saya sangat sangat terharu ketika niat kita terpenuhi dan dikabulkan sama Allah,” tutur Supardi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini