Can dibuat semakin terkejut karena ternyata pria yang menolak memberikan kursi tersebut adalah orang yang dikenalnya. Orang tersebut merupakan mantan pesepakbola. Akan tetapi, hingga sekarang Can tak mau memberi tahu siapa pria yang dimaksud.
“Saat itu saya memiliki hari libur dan saya ingin terbang ke Jerman. Saya harus memesan pada menit terakhir. Ibu saya mengenakan jilbab. Dia ada di sini bersama ayah saya. Kami tidak bisa duduk bersama di pesawat,” beber Can, mengutip dari Liverpool Echo, Sabtu (18/7/2020).

“Ada dua kursi di sebelah satu sama lain. Ibu dan ayah saya ingin duduk bersama, tetapi ada penumpang di kursi lain. Sahabat terbaik saya ada di sana juga dan dia bertanya kepada pria itu, 'Bisakah mereka duduk di sana?' Si pria berkata, 'tidak, perlihatkan tiket Anda pada saya,'” lanjutnya.
“Teman saya berkata, 'Tolong, mereka hanya ingin duduk bersama,' dan lelaki itu berkata 'tidak' lagi. Alasan dia mengatakan tidak adalah karena ibu saya mengenakan jilbab. Itu hal yang buruk. Itu rasis. Sebenarnya dia adalah mantan pemain, tetapi dia tidak melihat saya karena saya berada di bagian belakang pesawat," tukas Can.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.