Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Pemain Top Dunia yang Masih dan Pernah Merumput di Asia Tenggara

Rachmat Fahzry , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2020 |19:30 WIB
5 Pemain Top Dunia yang Masih dan Pernah Merumput di Asia Tenggara
Marco Motta. (Foto/Persija Jakarta)
A
A
A

SETIAP pemain sepakbola top biasanya memilih ingin berkarier di Eropa. Wajar saja, industri sepakbola di Benua Biru dianggap menjadi yang terbaik. Banyak pemain bintang bermain di liga-liga top Eropa.

Pamor liga-liga Eropa pun membuat banyak pemain berbakat dari seluruh dunia berbondong-bondong ingin menembus ketatnya persaingan.

Baca juga: 5 Pemain Man United yang Pernah Terlibat Skandal, Nomor 2 Tersandung Video Asusila

Baca juga: 10 Pemain yang Tak Diduga Miliki Hubungan Saudara

Meski begitu ada saja yang “menyasar” ke Asia, di mana kompetisi sepakbolanya dianggap kurang menarik. Biasanya para pemain yang bermain di liga Asia sudah tidak dalam top performa atau mereka yang bermain karena alasan ekonomi.

Jika liga-liga di Asia dianggap kurang bermutu, liga di Asia Tenggara lebih parah. di kancah persepakbolaan dunia, namanya terpuruk. Namun, ada saja pemain top dunia yang pernah dan masih bermain di liga Asia Tenggara.

Berikut 5 pesepakbola yang pernah dan masih bermain di Asia Tenggara:

5. Jermaine Pennant

Pennant sangat lama membela klub asal London, Arsenal. Ia membela The Gunners selama 6 tahun dari 1999-2005. Ia sempat dipinjamkan ke Watford dan Leeds United.

Foto/Real Madrid

Nama Pennant kembali mencuat saat ia berseragam Liverpool pada 2006-2009. Ia terus berpetualang hingga bermain untuk klub Spanyol, Real Zaragoza pada 2010.

Gelandang sayap kanan ini kemudian mencicipi sepakbola Asia Tenggara pada 2016. Klub yang dibela Pennant ketika itu Tampines Rovers, asal Singapura.

4. Marco Motta

Motta yang kini berusia 33 tahun merupakan lulusan skuad U-19 Atalanta, klub Italia yang bermarkas di Bergamo. Catatan kariernya sebagai pesepakbola sejak saat itu berderet panjang.

Foto/IST

Ia pernah bermain untuk Udinese, Torino, AS Roma, klub raksasa italia, Juventus. Motta juga pernah menjajal sepakbola Inggris bersama Watford. Sedangkan saat merumput di Spanyol, ia berseragam Almeira.

Pada 2019 Motta membela klub Siprus, Omonia dan sempat menganggur hingga selama 5 bulan. Kini pemain asal Italia tersebut bermain untuk Persija setelah didatangkan pada Januari 2020.

3. Peter Odemwingie

Pemain asal Nigeria itu cukup populer ketika merumput di tanah Inggris. Odemwingie pernah bermain bersama Cardiff City, West Bromwich Albion hingga Stoke City.

Foto/Premier League

Odemwingie kemudian bermain untuk Madura United pada 2017. Meski umurnya sudah berusia 36 tahun ketika itu, Odemwingie yang berposisi sebagai penyerang cukup tajam.

Ia berhasil melesakkan 15 gol dan mencitapkan 8 assist dari 23 penampilannya bersama Madura United.

2. Roger Milla

Pemain ini sangat populer di era 90-an. Ia adalah seorang legenda bagi Tim Nasional (Timnas) Kamerun.

Foto/Kamerun

Roger Milla pernah bermain bersama sejumlah klub Prancis, yakni AS Monaco, Saint-Etienne hingga Montpellier HSC.

Saat usianya 42 tahun, Milla bermain untuk klub Indonesia. Ia pertama kali bermain untuk Pelita Jaya pada 1995. Setahun berselang, Milla pindah klub untuk membela Putra Samarinda.

1.Michael Essien

Essien merupakan legenda Chelsea. Gelandang asal Ghana ini membela The Blues selama 7 tahun dari 2005-2012.

Foto/Sportskeeda

Ia kemudian pindah ke raksasa Spanyol, Real Madrid. Essien juga merasakan Liga Italia saat berseragam AC Milan dan Liga Yunani bersama Panathinaikos.

Essien selanjutnya membela Persib Bandung pada 2017-2018. Saat itu usia Essien sudah 35 tahun. Meski permainannya di lini tengah sudah tidak sehebat dulu, nama Essien cukup menghibur masyarakat.

(Ramdani Bur)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement