BARCELONA – Penyerang Barcelona, Luis Suarez, menyebut ada satu pertandingan yang benar-benar memukul timnya hingga gelar juara La Liga Spanyol 2019-2020 terancam melayang. Pertandingan yang dimaksud adalah saat dijamu Celta Vigo di pekan 31 pada 27 Juni 2020 dini hari WIB.
Seperti diketahui, Barcelona kini terpaut empat angka dengan Real Madrid yang mengoleksi nilai 83 di puncak klasemen La Liga Spanyol 2019-2020. Dengan dua laga tersisa, anak asuh Zinedine Zidane hanya membutuhkan dua poin saja atau cukup menambah satu kemenangan guna memastikan gelar juara.
Luis Suarez memberi sinyal menyerah dalam perebutan gelar juara La Liga Spanyol 2019-2020. Menurutnya, Barcelona melepaskan genggaman dari trofi akibat tiga hasil imbang yang diraih ketika liga digulirkan kembali pada Juni lalu.
Baca juga: Menyerah Kejar Madrid, Suarez Ingin Barcelona Fokus ke Liga Champions

Anak asuh Quique Setien memang memetik satu poin pada tiga dari sembilan laga terakhir. Ketiga pertandingan itu adalah melawan Sevilla (pekan 29), Celta Vigo (31), dan Atletico Madrid (32). Dari ketiga pertandingan itu, yang paling krusial menurut Luis Suarez adalah melawan Celta Vigo.
“Sangat jelas laga melawan Sevilla itu sangat sulit dijalani. Kami masih punya opsi untuk terus melaju. Hari itu memang penting, tetapi kuncinya ada pada laga melawan Celta Vigo di Balaidos. Kami kehilangan kesempatan besar,” tutur Luis Suarez, seperti dimuat Goal, Rabu (15/7/2020).
“Jika kami mengalahkan Celta, kami tentu akan lebih baik saat melawan Atletico. Pukulan telak ada di Vigo, dengan gol menit terakhir oleh Iago Aspas. Itu menyakitkan. Sekarang, kami harus mengakhiri liga dengan baik demi kehormatan Barcelona,” imbuh penyerang berjuluk El Pistolero tersebut.
Pada laga tersebut, Barcelona sempat memimpin dengan skor 2-1 hingga memasuki menit-menit terakhir. Sayangnya, gol Iago Aspas pada menit 88 membuat kedua kesebelasan harus puas berbagi satu angka saja. Nahas buat El Barca, posisi mereka kemudian didongkel Real Madrid dengan keunggulan dua angka.
Hal serupa terulang pada pekan berikutnya kontra Atletico Madrid di Stadion Camp Nou. Sempat unggul 2-1 hingga menit 60, Los Rojiblancos lantas menyamakan kedudukan lewat penalti Saul Niguez pada menit 62. Usai laga itu, selisih melebar menjadi empat angka.
Padahal, Barcelona sempat memegang keunggulan dua angka atas Real Madrid ketika Liga Spanyol 2019-2020 dihentikan pada Maret lalu akibat pandemi Covid-19. Sayangnya, usai periode lockdown, Real Madrid menyapu bersih sembilan kemenangan sementara Barcelona terseok-seok.
Kini, Barcelona sudah mengibarkan bendera putih. Sebab, Real Madrid hanya membutuhkan satu kemenangan lagi dari dua pertandingan sisa untuk menyegel gelar juara. Situasi tersebut memaksa Barcelona mengalihkan fokus ke Liga Champions.
(Ramdani Bur)