3 Pemain Barcelona Jalani Puasa, Xavi Hernandez: Mereka Muslim yang Hebat!

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 14 Juli 2020 12:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 14 51 2246076 3-pemain-barcelona-jalani-puasa-xavi-hernandez-mereka-muslim-yang-hebat-mawxA9JimG.jpg Xavi Hernandez di musim terakhir membela Barcelona. (Foto: Laman resmi Barcelona)

DOHA – Pelatih Al-Sadd, Xavi Hernandez, memuji tiga mantan rekannya di Barcelona yang beragama muslim, Seydou Keita, Eric Abidal dan Ibrahim Afellay. Xavi memuji ketiganya sebagai muslim yang hebat.

Selain karena kuat menjalani puasa ramadhan selama 16-18 Jam setiap harinya (dalam 30 hari), ketiga nama di atas juga tidak pernah melewatkan sholat lima waktu. Bahkan karena takut ketinggalan waktu sholat, ketiganya kerap melaksanalan sholat di ruang ganti pemain Barcelona.

Seydou Keita

(Seydou Keita, salah satu pemain muslim yang pernah membela Barcelona)

“Abidal, Keita, dan Afellay adalah Muslim yang hebat,” kata Xavi mengutip dari El Heddaf, koran terbitan Aljazair.

“Mereka bisa melakukannya (puasa Ramadan selama 16-18 jam). Luar biasa. Semakin bertambah hormat saya kepada mereka yang menjalankan kewajiban agamanya dengan taat,” lanjut Xavi yang total memberikan 25 trofi selama 17 tahun berseragam tim senior Barcelona.

Xavi sedikit paham soal ajaran agama Islam. Sebab, ketika duduk di bangku sekolah, pria berpaspor Spanyol itu sudah diajarkan pentingnya menghormati agama lain, atau menjaga toleransi antarumat beragama.

BACA JUGA: Xavi Takjub dengan Kerelaan Hati Pemain Muslim di Barcelona

Karena itu, tiap kali Keita, Abidal dan Afellay melaksanakan sholat, Xavi tidak akan pernah jalani melewati di depan mereka. Xavi tahu dalam Islam ada larangan soal melintasi di depan orang yang sedang melaksanakan ibadah sholat.

Setelah 17 tahun berseragam Barcelona, Xavi pindah ke klub asal Qatar, Al-Sadd, pada musim panas 2015. Dengan membela Al-Sadd, otomatis Xavi bekerja sama dengan sejumlah pemain beragama muslim.

Xavi Hernandez

Sekadar informasi, Qatar merupakan negara yang mayoritas warganya beragama muslim. Akan tetapi, pengalaman menjalin hubungan dengan rekan-rekan yang beragama Islam di Barcelona, membuat Xavi tidak kesulitan beradaptasi saat berkarier bersama Al-Sadd.

Terbukti selama empat musim berkarier sebagai pemain Al-Sadd, Xavi memberikan empat trofi bagi klub yang bermarkas di Kota Dohn tersebut. Kemudian semenjak menjadi pelatih Al-Sadd pada musim panas 2019, Xavi telah menghadirkan satu trofi.

Hanya saja, Xavi berpotensi meninggalkan Al-Sadd pada pertengahan tahun ini. Kabarnya, Xavi akan kembali ke Barcelona dengan jabatan pelatih, menggantikan posisi Quique Setien.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini