Seperti yang terjadi di gol Son, di mana Kolasinac memberikan umpan yang terlalu kencang kepada David Luiz di wilayah pertahanan Tottenham. Karena bola melaju cepat, Luiz pun gagal mendapatkan bola dan Son yang berada di dekat posisi tersebut langsung mengambilnya dan mencetak gol.
Kemudian, gol Alderweireld terjadi berawal dari bola mati. Menurut Arteta, pertahanan Arsenal masih buruk ketika memghadapi bola-bola mati. Karena itu ia pun berharap pada pemain belakang Arsenal lebih banyak lagi belajar menghadapi bola-bola mati tersebut.

Kini, dengan kekalahan dari Tottenham itu, Arsenal pun tergeser ke peringkat kesembilan dalam papan klasemen sementara Liga Inggris 2019-2020. Hasil tersebut juga memberatkan Arsenal untuk tampil di Liga Eropa musim depan karena mereka semakin menjauh dari posisi enam besar.
Selanjutnya, Arsenal bakal menghadapi tiga pertandingan lagi untuk mengakhiri musim ini. Salah satu di antaranya adalah Liverpool, yang mana pertandingannya akan berlangsung pada Kamis 16 Juli 2020 mendatang.
(Ramdani Bur)