BILBAO – Gelandang Athletic Bilbao, Dani Garcia, mengkritik penggunaan Video Assistant Referee (VAR) setelah timnya kalah 0-1 dari Real Madrid di pekan ke-34 Liga Spanyol 2019-2020, Minggu 5 Juli 2020 malam WIB. Dani Garcia menilai VAR tebang pilih saat memberi hukuman kepada sebuah klub.
Los Leones –julukan Bilbao– menjamu Madrid di Stadion San Mames kemarin malam. Sepanjang pertandingan, baik Bilbao dan Madrid saling jual-beli serangan demi mendapatkan gol terbuka. Setelah melakukan sejumlah usaha, Madrid mendapatkan berkah pada menit 72.

(Penalti Madrid dieksekusi Sergio Ramos)
Saat itu, wasit Jose Luis Gonzalez Gonzalez yang memimpin jalannya pertandingan menunjuk titik putih setelah sebelumnya lebih dulu melihat VAR. Penalti diberikan sang pengadil setelah fullback kiri Madrid, Marcelo Vieira, dijatuhkan Dani Garcia di kotak terlarang.
Sergio Ramos yang bertugas sebagai algojo penalti menjalankan tugasnya dengan baik. Alhasil, skor berubah 1-0. Beberapa saat setelah kejadian di atas, Bilbao sebenarnya berhak mendapatkan penalti. Saat itu dalam siaran ulang terlihat, Ramos menginjak kaki penyerang Bilbao, Raul Garcia, di kotak terlarang.
Namun, wasit yang memimpin pertandingan tidak melihat insiden di atas. Alhasil, Madrid tidak diganjar penalti. Tim asuhan Zinedine Zidane itu pun mengakhiri pertandingan dengan kemenangan tipis 1-0.
BACA JUGA: Soal Kontroversi Penalti Madrid, Begini Reaksi Pakar Wasit La Liga Spanyol
“Anda tidak bisa mengatakan pelanggaran yang satu dilakukan secara sengaja, dan yang lain tidak. Saya pikir saya telah memenangkan duel dengan Marcelo, namun nasib saya buruk karena saya telah menginjaknya,” kata Garcia mengomentari pelanggaran yang dilakukan kepada Marcelo, mengutip dari Marca, Senin (6/7/2020).
“Akan tetapi, jika Anda memberi hadiah ke yang lain, Anda juga harus memberi sesuatu yang sama kepada yang lain. VAR mengambil alih sepakbola,” kesal gelandang bernomor punggung 14 tersebut.

(Kaki Raul Garcia saat diinjak Sergio Ramos)
Perjalanan Madrid dalam upaya memenangkan trofi Liga Spanyol 2019-2020 diwarnai sejumlah hal kontroversi. Selain laga di atas, kemenangan 2-1 Madrid atas Real Sociedad di pekan ke-30 juga layak diperdebatkan. Sebab, sebelum mencetak gol kemenangan, Karim Benzema terlihat menyentuh bola dengan lengannya.
Karena itu, tak heran presiden Barcelona Josep Maria Bartomeu melancarkan sindiran. Bartomeu menilai Madrid selalu diuntungkan VAR semenjak Liga Spanyol kembali menggulirkan kompetisi pertengahan Juni 2020.
Saat ini setelah melalui 33 pertandingan, Madrid duduk di puncak klasemen Liga Spanyol 2019-2020 dengan koleksi 77 angka. Madrid dominan karena unggul empat angka dari Barcelona di tempat kedua.
(Fetra Hariandja)