Share

FIGC Persiapkan Liga Italia Dihelat dengan Kehadiran Penonton

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 03 Juli 2020 02:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 03 47 2240405 figc-persiapkan-liga-italia-dihelat-dengan-kehadiran-penonton-4qGtK6rvMX.jpg AC Milan vs AS Roma (Foto: Media AC Milan)

ROMA – Sejak 20 Juni 2020, kompetisi Liga Italia sudah digulirkan kembali setelah selama tiga bulan ditangguhkan akibat mewabahnya Virus Corona (Covid-19). Akan tetapi, hingga saat ini pertandingan-pertandingan yang tersaji dalam lanjutan Liga Italia 2019-2020 masih berjalan secara tertutup (tanpa penonton).

Pemerintah Italia pasalnya masih belum memberi izin bagi pertandingan sepakbola untuk dihadiri penonton. Sebab, jika penonton memadati stadion, ada kemungkinan penyebaran Covid-19 kembali marak, karena mereka akan berdesakan dan tak menerapkan social distancing.

Baca juga: Pelatih AC Milan Justru Senang Bakal Hadapi 3 Lawan Berat

Juventus vs Lecce

Kendati demikian, hal ini tak lantas membuat Federasi Sepakbola Italia (FIGC) diam saja. Mereka tetap mengupayakan berbagai cara agar penonton bisa lagi datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan sepakbola.

Salah satu usulan yang dimiliki oleh FIGC adalah dengan membuka stadion hanya untuk 25 persen penonton. Dengan begitu, social distancing akan tetap bisa diterapkan di dalam stadion karena para penonton tak saling berdekatan satu sama lain.

"Kami bekerja agar para penggemar dapat kembali menikmati sepakbola dari dekat lagi. Kami sedang mengerjakan persentase. Sampai hari ini, kami memikirkan angka 25 persen,” tutur Presiden FIGC, Gabriele Gravina, mengutip dari Football Italia, Jumat (3/7/2020).

“Masalahnya terletak pada pengelolaan aliran. Kami akan siap untuk mengatur proses ini setelah CTS memberi kami kesempatan untuk membiarkan para penggemar kembali ke stadion,” lanjut Gravina.

Senada dengan Gravina, Presiden Lega Seire A, Paolo Dal Pino, juga ingin agar para penggemar bisa secepatnya kembali ke stadion. Menurut Dal Pino, hal ini bisa terealisasi di Juli 2020. Sebab, saat ini korban bertambah akibat Covid-19 di Italia telah menurun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini