Berpesta di Anfield, Suporter Liverpool Langgar Social Distancing?

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 26 Juni 2020 07:52 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 26 45 2236618 berpesta-di-anfield-suporter-liverpool-langgar-social-distancing-z45eomYsli.jpg Suporter Liverpool memanjat pagar Stadion Anfield (Foto: Twitter/@brfootball)

LIVERPOOL – Sejumlah penggemar Liverpool berkumpul di kawasan Stadion Anfield guna merayakan gelar juara Liga Inggris 2019-2020. Sekilas, perayaan tersebut terasa wajar karena mereka harus menunggu 30 tahun untuk berpesta lagi. Akan tetapi, kumpulan massa itu melanggar aturan social distancing yang ditetapkan Pemerintah Inggris.

Dilansir dari laman resmi Pemerintah Inggris, peraturan social distancing masih berlaku hingga 4 Juli 2020. Kebijakan tersebut terakhir kali diperbarui pada 24 Juni. Dari foto-foto yang beredar di dunia maya, terlihat sedikitnya puluhan bahkan ratusan orang berkumpul di Stadion Anfield.

Baca juga: Hanya Butuh 31 Laga, Liverpool Jadi Klub Tercepat Juara Liga Inggris

Suporter Liverpool merayakan gelar juara di Stadion Anfield (Foto: Twitter/@brfootball)

Parahnya lagi, para penggemar tersebut seakan mengabaikan protokol kesehatan yang ditentukan Pemerintah Inggris. Mereka sama sekali tidak menjaga jarak bahkan alpa menggunakan masker yang krusial dalam mencegah penyebaran virus Corona.

Aksi para suporter itu jelas tidak mengindahkan permintaan dari Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. Pria asal Jerman itu sempat berharap para penggemar tetap di rumah saja alih-alih keluar untuk merayakan gelar juara. Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Itu (pandemi Covid-19) belum berakhir dan kami menyaksikan permainan (Chelsea vs Man City) bersama di hotel sehingga kami akan menikmati momen ini,” papar Jurgen Klopp, seperti dikutip dari Sky Sports, Jumat (26/6/2020).

Kota Liverpool sebelumnya pernah menjadi sorotan gara-gara laga antara Si Merah vs Atletico Madrid pada leg II 16 Besar Liga Champions 2019-2020 pada Maret lalu. Pertandingan yang dihadiri puluhan ribu penonton itu diduga sebagai salah satu penyebab peningkatan pesat kasus Covid-19 di Inggris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini