LONDON – Manchester United gagal meraih kemenangan saat melawan Tottenham Hotspur karena hanya bisa mengakhiri laga dengan skor 1-1 pada Sabtu (20/6/2020) dini hari WIB. Kegagalan Man United dalam meraih kemenangan tersebut pun banyak membuat para fans timnya kecewa, tak terkecuali mantan pemain klub itu, yakni Roy Keane.
Keane bahkan mengaku sangat kesal dengan permainan Man United di laga kontra Tottenham tersebut, khususnya di babak pertama. Sebab ada dua pemain yang dirasa Keane bertanggung jawab atas terciptanya gol Steven Bergwijn di menit 27.
Baca Juga: Patuhi Jarak Aman Dua Meter, Maguire Sampai Biarkan Bergwijn Cetak Gol

Kedua pemain yang dimaksud Keane tersebut adalah Harry Maguire dan David De Gea. Namun, De Gea menjadi pemain yang benar-benar membuat Keane tampaknya sangat emosi. Sebab ia merasa De Gea yang seharusnya merupakan kiper top dunia dengan mudahnya kebobolan dengan tembakan langsung yang dilesatkan Bergwijn.
Keane sampai berkata kalau ia ada di ruang ganti Man United saat itu, dirinya pasti akan langsung menghajar De Gea dan membuat kiper asal Spanyol tersebut beserta Maguire pulang sendiri. Semua itu diungkapkan Keane karena ia kecewa Man United bertahan dengan sangat buruk.
Mendengar salah satu pemainnya dihina dan diancam seperti itu, pelatih Man United, Ole Gunnar Solskjaer langsung pasang badan untuk De Gea. Menurut Solskjaer, tendangan Bergwijn memang sulit untuk dihalau. Bahkan Solskjaer yakin Keane pun takkan sanggup untuk menepisnya.
“Roy Keane adalah gelandang yang luar biasa. Dia adalah teman baik saya. Namun, saya rasa dia pun takkan bisa menghentikannya (tendangan Bergwijn). Tapi, bukanlah itu inti dari semuanya,” ucap Solskjaer, dikutip dari Daily Mail, Sabtu (20/6/2020).
Solskjaer sebenarnya tak ingin menjawab apa yang dikatakan Keane. Namun, ia merasa perlu melurukan semuanya. Maksudnya adalah ia percaya De Gea adalah orang yang paling kecewa karena tak bisa menghentikan bola yang ditendang pemain asal Belanda tersebut. Namun, Solskjaer tahu hal itu memang sulit karena bola melaju di udara.
“De Gea jelas kecewa dengan itu (gagal menepis tendangan Bergwijn), tetapi bola bergerak di udara. Kami membalas dengan baik dan dia telah melakukan penyelamatan hebat lima menit setelahnya. Ketika dia melakukan penyelamatan itu, setidaknya kami berada di dalam permainan sampai babak pertama berakhir,” tutupnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.