Sikap PSSI lainnya yang membuat Shin Tae-yong kesal, yakni jabatan Indra Sjafri yang menjadi direktur teknis pada Feburari 2020. Iamenggantikan posisi sebelumnya yang dijabat Danurwindo. Sebelumnya, Indra Sjafri menjabat pelatih Timnas Indonesia U-23.
“PSSI memilih pelatih lokal, saya terima saja. Namun, setelah latihan di Thailand, pelatih lokal tersebut pulang tanpa izin. Keesokan harinya, saya akan menerima permintaan maafnya jika dia mengaku salah. Tapi, sikapnya sepeti tidak terjadi apa-apa,” tutur Shin.
“Ketua PSSI, seorang purnawirawan polisi berpangkat tinggi kemudian menghubungi saya. Dua bulan kemudian, pelatih yang meninggalkan latihan tersbeut menjadi direktur teknik PSSI, ” lanjut dia.
(Ramdani Bur)