BERLIN - Penjaga gawan legendaris Jerman, Oliver Kahn merupakan salah satu elemen penting Bayern Munich, dalam meraih gelar-gelarnya. Kiper yang yang identik dengan alis tebalnya tersebut, bahkan mendapat julukan Der Titan. Julukannya tersebut tidak hanya berlaku saat dia masih menjadi pemain sepakbola profesional tapi berlaku dalam laga amal.
Mengutip SportBible, dalam sebuah buku berjudul, “Tor”, yang mengulas sejarah sepakbola Jerman, Kahn diceritkan terlibat adu penalti yang diperuntukkan untuk amal. Semua penendang penalti adalah anak-anak berusia 9 tahun.
Baca Juga: Oliver Kahn Tak Yakin Bayern Bisa Lakukan Transfer Besar Musim Panas Ini

Dalam buku itu dituturkan, jika setiap kali anak-anak yang menjadi penendang penalti berhasil memasukkan bola ke gawang yang dijaga Kahn, sejumlah uang akan disumbakan untuk amal. Namun, kiper yang bermain bersama Munich selama 14 tahun tersebut tidak rela gawangnya dibobol para bocah, meski itu laga amal.
Julukan Der Titan makin melekat untuk Kahn. Pasalnya, semua tembakan dari titik putih dari anak-anak menuju gawang Kahn, berhasil dimentahkan pria yang sudah berusia 50 ini.
Dalam sebuah wawancara, pemain yang membawa Jerman menjadi juara Piala Eropa 1996 itu mengungkapkan rahasianya menjaga gawang dari para predator lawan. Ia menjelaskan gesture tubuh sangat penting untuk membuat para striker lawan takut.
"Saya sering menggunakan bahasa tubuh saya untuk menunjukkan mentalitas, dan menanamkan rasa hormat, atau malah membuat rasa takut pada lawan saya," kata Kahn, dilansir dari Sportbible, Senin (15/6/2020).
Kahn memulai karier sepakbola internasional melalui akademi klub, Karlsruher SC pada usia 18 tahun. Bakatnya yang alami membuatnya direkrut tim raksasa Jerman pada 1994. Di Der FCB—julukan Bayern Munich—mengakhiri kariernya sebagai pesepakbola professional pada 2008.
Selama di Die Bayern, De Titan merasakan 8 gelar Liga Jerman, satu gelar juara Liga Champions, Piala UEFA, dan Piala Interkontinental.Sedangkan bersama Timnas, Kahn membawa negaranya menjuari Piala Eropa 1996.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.