Share

Pelatih Persib Nilai Liga Indonesia Bisa Ikuti Jejak Kompetisi Eropa

Ramdani Bur, Okezone · Kamis 11 Juni 2020 13:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 11 49 2228190 pelatih-persib-nilai-liga-indonesia-bisa-ikuti-jejak-kompetisi-eropa-rDfAVAOiBs.jpg Robert Rene Alberts, pelatih Persib Bandung. (Foto: Persib.co.id/Amandeep Rohimah)

BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, memberi saran kepada Federasi Sepakbola Indonesia, PSSI. Robert menilai PSSI bisa mencontoh sejumlah kompetisi elite Eropa yang mulai menggelar pertandingan.

Sama seperti Indonesia, kompetisi sepakbola di Eropa ditangguhkan sejak Maret 2020 imbas pandemi virus corona. Namun, mulai pertengahan Mei 2020, persepakbolaan di Benua Biru mulai menggeliat. Liga Jerman kembali bergulir 16 Mei 2020, disusul Liga Spanyol yang mulai melangsungkan pertandingan dini hari nanti.

Jadwal Liga Jerman

(Liga Jerman sudah bergulir tiga bulan terakhir)

Kemudian, Liga Inggris kembali menggulirkan pertandingan pada Kamis 18 Juni 2020, disusul Liga Italia tiga hari kemudian. Bagaimana dengan Indonesia? Kabarnya, PSSI kembali menggulirkan kompetisi pada September 2020, atau tiga bulan dari sekarang.

Keputusan pasti kelanjutan kompetisi akan diumumkan PSSI setelah mereka mengadakan rapat Komite Eksekutif (Exco). Rencananya, PSSI akan mengadakan rapat Exco pada Sabtu 13 Juni 2020.

BACA JUGA: Penyerang Persib Geoffrey Castillion Punya Cara Hindari Virus Corona

“Kita lihat di Eropa sana, semua senang karena kompetisi berlanjut lagi. Mulai dari pemain hingga beberapa bidang yang bisa mendapatkan sesuatu dari pertandingan sepakbola," kata Robert mengutip dari laman resmi Persib, Kamis (11/6/2020).

 

Namun, Robert tetap meminta PSSI menyiapkan protokol kesehatan ketika kompetisi kembali dilanjutkan. Protokol kesehatan wajib disediakan demi meninimalisir penyebaran virus corona.

“Tentunya saat ini pertandingan harus tanpa penonton dulu. Kita ikuti anjuran pemerintah agar social dan physical distancing demi menyetop penyebaran virus. Di sana (Eropa) bisa menyaksikan pertandingan melalui televisi atau streaming. Tidak ada masalah, semua tetap senang," tutup pelatih yang membawa Arema juara Liga Indonesia 2009-2010 tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini