“Kami, para pengadil, punya kekhawatiran berbeda dengan klub-klub. Kami beranggotakan 80 orang yang datang dari segala penjuru Italia dan harus melakukan perjalanan. Jika kita menyadari protes kepada wasit adalah hal tidak berguna dan rasa hormat adalah penting, kita bisa mengambil keuntungan dari sana,” tutur Nicola Rizzoli, dilansir dari Football Italia, Minggu (24/5/2020).
“Sangat jelas protes kepada wasit harus dilakukan dengan cara berbeda dari biasanya. Sebab, ada aturan jaga jarak aman yang harus dihormati kedua belah pihak. Harus ada aturan soal peringatan berupa kartu kuning atau apapun kepada pelanggar,” pungkas pria berusia 48 tahun tersebut.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.