PRACHUAP KHIRI KHAN – Bek Indonesia yang bermain di Liga Thailand, Yanto Basna, mengungkap besaran gaji yang diterima pemain-pemain di sana selama pandemi virus corona (COVID-19). Pemain 25 tahun itu mengaku, pemain-pemain yang mentas di Liga Thailand mendapatkan bayaran sebesar 50 persen dari hak yang seharusnya mereka terima.
Pola pembayaran gaji 50 persen mereka terima sejak Mei hingga Sptember 2020, atau ketika kompetisi Liga Thailand digulirkan. Pernyataan dari bek yang kini membela PT Prachuap itu sekaligus mengungkap fakta bahwa keuangan klub-klub Liga Thailand lebih sehat ketimbang kontestan Liga Indonesia.

(Yanto Basna saat bela Timnas Indonesia)
Sekadar informasi, PSSI mengeluarkan keputusan pada medio Maret 2020, bahwa gaji para pemain dari Maret, April, Mei dan Juni hanya dibayar 25 persen dari hak mereka. Hal itu dilakukan karena klub-klub kehilangan pemasukan di tengah pandemi virus corona.
BACA JUGA: Main di Persib Jadi Salah Satu Pengalaman Terindah Michael Essien
"Terakhir kami pada bulan Maret dan April masih terima 100 persen, sedangkan untuk Mei hanya mendapatkan 50 persen. Keputusan itu berlaku sampai pertandingan dimulai sekitar bulan September dan itu untuk semua klub," kata Yanto Basna.
Akibat pandemi virus corona, Liga Thailand tahun ini mengubah jadwal kompetisi. Sedianya, Liga Thailand 2020 bakal bergulir dari 14 Februari hingga Oktober 2020. Akan tetapi, karena kompetisi ditangguhan akibat virus corona, Thailand mengubah jadwal kompetisi mereka dari 2020 menjadi 2020-2021.
Alhasil, musim bakal digulirkan pada September 2020 dan selesai pertengahan tahun depan. Bagaimana dengan Indonesia? Jika tidak ada aral melintang, Liga 1 2020 bakal kembali bergulir pada Juli atau Agustus 2020.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.