Bagaimana tidak, ketika Madrid sudah hampir kalah dari Atletico karena hingga menit 90 tertinggal 0-1, Ramos tiba-tiba mencetak gol di menit 90+3 menit melalui sundulan. Gol Ramos yang tercipta karena umpan manis Luka Modric dari sepakan pojok lantas membuat laga berlanjut ke babak tambahan.
Ketika di babak tambahan, Madrid menggila dan mencetak tiga gol lagi, yang mana diciptakan oleh Gareth Bale, Marcelo Vieira, dan Cristiano Ronaldo. Dengan skor 4-1 itu, maka Madrid keluar sebagai pemenang dan berhak meraih trofi Liga Champions ke-10 mereka atau La Decima.
Bagi Ramos, pertandingan itu adalah momen di mana sejarah Madrid benar-benar berubah. Sebab setelah kejadian tersebut, Madrid langsung menguasai kompetisi Liga Champions karena mampu menjadi juara lagi di tiga edisi lainnya. Padahal sebelum Liga Champions 2013-2014, Madrid cukup kesulitan untuk meraih trofi tersebut.
“Apa yang terjadi saat itu adalah momen di mana sejarah kami benar-benar berubah,” ucap Ramos saat memperlihatkan dirinya sedang menonton cuplikan golnya di final Liga Champions 2013-2014 tersebut, dikutip dari Marca, Sabtu (9/5/2020).
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.