BARCELONA – Pesepakbola legenda asal Portugal, Luis Figo, mengungkap alasannya meninggalkan Barcelona untuk gabung Real Madrid pada musim panas 2000. Figo mengaku meninggalkan Barcelona karena tak lagi dihargai manajemen Blaugrana –julukan Barcelona.
Pada musim 1999-2000 atau musim terakhir membela Barcelona, Figo tampil luar biasa. Pemain yang biasanya beroperasi di sektor kiri penyerangan itu mengoleksi 14 gol dan 17 assist dari 51 pertandingan di semua kompetisi.

(Figo putuskan gabung Real Madrid pada musim panas 2000)
Hanya saja, raihan gol maupun assist yang dipersembahkan Figo tak cukup untuk mengantarkan Barcelona racikan Louis van Gaal merebut trofi musim itu. Di saat Barcelona gagal meraih satu pun trofi pada musim panas 2000, Figo meminta kenaikan gaji karena dirinya menilai tampil cukup apik di musim 1999-2000.
BACA JUGA: Luis Figo Ungkap Rasa Tidak Senangnya terhadap Roberto Mancini
Hanya saja, permintaan itu ditolak dan di saat yang bersamaan, Real Madrid hadir memberikan penawaran. Meski tahu Madrid merupakan rival abadi Barcelona, Figo tak mempermasalahkannya. Saat itu pada musim panas 2000, Figo diboyong Madrid dari Barcelona seharga 60 juta euro atau setara Rp989,9 miliar, sekaligus memecahkan rekor transfer dunia.