Aturan Kontrak Izinkan Ronaldinho Clubbing Dua Kali Seminggu saat Bela Flamengo

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 01 Mei 2020 16:53 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 05 01 51 2207844 aturan-kontrak-izinkan-ronaldinho-clubbing-dua-kali-seminggu-saat-bela-flamengo-ZBMdPrDynW.jpg Ronaldinho saat membela Flamengo. (Foto: REUTERS)

RIO DE JANEIRO – Setelah berkarier di Eropa selama 10 tahun (2001-2011), Ronaldinho Gaucho akhirnya pulang kampung pada Januari 2011. Saat itu, Ronaldinho yang hampir berusia 31 tahun melanjutkan karier bersama salah satu raksasa Brasil, Flamengo.

Namun, ada yang aneh dalam klausul kontrak yang diminta Ronaldinho kepada Flamengo. Saat itu ia meminta manajemen untuk mengizinkan dan memfasilitasinya untuk clubbing (datang ke kelab malam) dua kali dalam seminggu.

Ronaldinho Gaucho

Tahu sangat membutuhkan Ronaldinho, manajemen Flamengo pun mengiyakan permintaan gelandang yang membantu Brasil juara Piala Dunia 2002 tersebut. Sebenarnya kehidupan malam yang dijalani Ronaldinho telah mendapatkan kritik dari banyak pihak.

BACA JUGA: Komentar Ronaldinho Usai Bebas dari Penjara di Paraguay

Bisa dibilang, karier Ronaldinho tak lagi menanjak selepas 2006 (padahal kala itu ia baru 26 tahun) karena disibukkan dengan dunia malam yang membuat kualitas olah bolanya menurun. Salah seorang pemegang tiket musiman AC Milan, Paolo, pun mengkritik sikap Ronaldinho saat membela Milan (2008-2011).

Paolo menyebut Ronaldinho selalu datang ke kelab malam tiap kali Rossoneri –julukan Milan– mengalami kekalahan. Hal yang sama juga diungkapkan rekan setim Ronaldinho di Barcelona, Alexander Hleb.

Ia pun mengungkap alasan kenapa Ronaldinho didepak Barcelona pada 2008. Dalam pengakuan Hleb, Ronaldinho ditendang pelatih Barcelona kala itu, Josep Guardiola, karena datang ke markas latihan dengan kondisi mabuk. Ditakutkan, sikap buruk Ronaldinho itu membawa efek negatif kepada Lionel Messi yang performanya mulai menanjak.

“Ronaldinho dan Deco datang ke tempat latihan dalam keadaan mabuk. Itu sebabnya Ronaldinho dan Deco dijual pada 2008, karena Barcelona takut mereka bakal membawa dampak buruk kepada Lionel Messi,” kata Hleb.

Singkat kata, Ronaldinho pensiun sebagai pesepakbola pada 2018. Namun, baru-baru ini ia mendekam di penjara Paraguay selama 32 hari karena terlibat kasus pemalsuan paspor. Beruntung akhir April 2020, Ronaldinho sudah dibebaskan.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini