3. Luka Jovic

Jovic memiliki kisah kontorversial di tengah pandemi virus Corona. Hal ini berawal ketika Real Madrid meminta kepada seluruh pemain melakukan isolasi diri setelah seorang pemain basket Madrid dinyatakan positif virus Corona.
Sementara itu, Presiden Serbia yakni Aleksandar Vucic mengumumkan keadaan darurat dan membuat tindakan dengan siapa pun yang kembali dari negara terinfeksi harus dikarantina selama 28 hari.
Tanpa diketahui, Madrid Jovic pun terbang pulang ke Seerbia bersama pacarnya yang sedang hamil. Madrid yang mendengar kabar tersebut tidak senang. Tetapi, belum cukup, Jovic melanggar peraturan karantina dan pergi keluar rumah.
Segera setelah ia kembali ke rumah, bintang yang mudah dikenali itu terlihat di sekitar Vracarelgrade, pinggiran Beograd tempat ia tinggal. Ada desas-desus bahwa Jovic sedang berpesta, tetapi ia mengklaim hanya meninggalkan apartemennya untuk mengambil obat-obatan dari apotek dan tidak tahu hal itu melanggar protokol pemerintah.
2. Kyle Walker

Pada Februari, Kyle Walker menjadi berita utama yang tidak menyenangkan untuk kegiatannya di luar lapangan. Bek Manchester City itu mengelar pesta seks saat menjalani karantina di tengah pandemi virus Corona.
Bahkan seperti menjilat ludah sendiri, Walker ikut berkampanye untuk menaati aturan lockdown untuk tetap berada di rumah. Memang, Walker tetap berada di rumah, tetapi ia mengundang orang yang tidak jelas ke dalam kediamannya dan itu adalah pekerja seks komersial.
Hal ini pun menjadi momen memalukan bagi Walker secara pribadi maupun profesional. Pemain tersebut banyak dipermalukan di media sosial hingga akhirnya mengirim permintaan maaf yang tulus.
“Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk mengeluarkan permintaan maaf publik atas pilihan yang saya buat minggu lalu. Saya mengerti bahwa posisi saya sebagai pemain sepakbola profesional memikul tanggung jawab menjadi panutan,” ucap Walker.
Karena itu, saya ingin meminta maaf kepada keluarga, teman, klub sepak bola, pendukung, dan publik karena mengecewakan mereka. Tindakan saya sangat kontras dengan apa yang seharusnya saya lakukan sehubungan dengan kuncian itu,” pungkasnya.
1. Jack Grealish

Pada situasi pandemi ini, Grealish seperti pesepakbola dunia lainnya ikut menyuarakan untuk diam di rumah dan mengikuti aturan lockdown. Akan tetapi, seakan menjilat ludah sendiri, Grealish dilaporkan pada Maret 2020 telah menabrak tiga mobil sekaligus dengan mobil mahalnya, Range Rover.
Bahkan bukan hanya mobil, Grealish diduga menabrak satu pagar besi di depan rumah warga dan sepeda motor. Hal itu pun membuat publik mengejeknya karena beberapa waktu sebelumnya ia mengajak semua pihak untuk di dalam rumah dan meringankan pekerjaan petugas medis.
Atas tindakan tersebut, Grealish akhirnya merasa menyesal dan mengeluarkan permintaan maaf. Akan teapi, permintaan maaf tersebut terasa percuma karena orang sudah menganggap hal buruk kepada pemain Aston Villa tersebut.
“Hai semuanya, saya hanya ingin melakukan pesan video singkat untuk mengatakan betapa saya sangat malu dengan apa yang terjadi akhir pekan ini. Saya tahu ini adalah waktu yang sulit bagi semua orang saat ini, dikurung di dalam ruangan begitu lama,” ucap Grealish.
“Saat itu saya baru saja mendapat telepon dari seorang teman yang meminta untuk pergi ke (rumahnya) dan saya dengan bodohnya setuju untuk melakukannya. Saya harap semua orang bisa menerima permintaan maaf saya dan kami bisa beralih dari ini dan mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa keluar bersenang-senang lagi,” tukasnya.
(Ramdani Bur)