Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Disebut sebagai Pembelian Terburuk dalam Sejarah Man United, Kleberson Geram

Ezha Herdanu , Jurnalis-Rabu, 29 April 2020 |03:39 WIB
Disebut sebagai Pembelian Terburuk dalam Sejarah Man United, Kleberson Geram
Kleberson (Foto: Zimbio)
A
A
A

LONDON – Kleberson mengakui bahwa perjalanan kariernya bersama Manchester United memang tidak mulus. Akan tetapi, Kleberson menolak disebut-sebut sebagai pembelian terburuk yang pernah dilakukan oleh Man United.

Sebagaimana diketahui, Kleberson memang sempat menghabiskan dua tahun setelah berseragam Man United. Pada awal kedatangannya di Old Trafford Stadium, Kleberson memang diprediksi bakal jadi bintang besar bersama Man United.

Kleberson

Terlebih, Kleberson datang ke skuad Man United dengan status juara dunia bersama tim nasional (Timnas) Brasil. Selain itu, Kleberson yang gabung ke Man United dengan usia cukup muda, membuatnya diyakini bakal jadi prospek cerah.

Baca Juga: Cerita Berbatov yang Tak Dibawa Alex Ferguson ke Final Liga Champions 2010-2011

Namun yang terjadi justru sebaliknya, Kleberson kesulitan beradaptasi bersama Man United. Bahkan Kleberson hanya mampu bermain 20 laga saja bersama Man United. Manajemen Man United pun akhirnya melego Kleberson ke klub Liga Turki, yakni Besiktas, di musim panas 2005.

Dengan kenyataan tersebut, wajar jika banyak pendukung Man United menyebut Kleberson sebagai pembelian terburuk yang pernah dilakukan klub kesayangan mereka. Namun, Kleberson menolak dianggap sebagai transfer terburuk dalam sejarah Man United.

“Saya dibilang sebagai pembelian terburuk dalam sejarah Man United? Itu terasa sangat tidak adil. Semua orang tahu betapa sulitnya untuk pindah ke negara yang berbeda dengan gaya permainan yang berbeda,” ucap Kleberson, seperti disadur dari Soccerway, Rabu (29/4/2020).

Baca Juga: Lingard Ceritakan Perjuangannya untuk Gabung Skuad Utama Man United

“Saya mendapat banyak cedera dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk kembali bermain di level terbaik saya. Saya tidak dipilih karena cara cedera memengaruhi saya, bukan karena saya tidak cukup baik,” lanjut mantan pemain Flamengo tersebut.

“Saya mencoba melatih lebih keras untuk kembali ke tim dan akan bermain dengan tim kedua mereka untuk membangun kebugaran saya. Tapi mereka punya banyak pemain bagus di sana saat itu dan tidak mudah mendapatkan tempat,” tuntasnya.

(Ramdani Bur)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement