"Saya paling banyak berbicara dengan Leroy (Sane selama karantina). Kami memiliki obrolan grup dengan semua pemain. Saya melihat Leroy hampir setiap dua hari, kami menggunakan fasilitas gym di lantai pertama yang seharusnya ditutup, tetapi tetap dapat kami gunakan agar tetap fit karantina,” ujar Gundogan, sebagaimana dikutip dari laman resmi Man City, Senin (6/4/2020).
“Dia merasa baik. Saya rasa itu situasi yang aneh baginya. Dia hampir saja kembali bermain ketika semuanya berhenti. Dari pengalaman saya saat cedera, minggu-minggu pertama kembali bermain atau hampir bermain adalah situasi yang sulit karena Anda punya perasaan berbeda di tubuh dan harus terbiasa lagi dengan latihan yang berbeda,” lanjutnya.
"Anda tidak bisa 100 persen siap ketika tidak dalam ritme. Leroy masih pada titik itu ketika merasa agak aneh, belum 100 persen siap, tetapi dia sangat termotivasi untuk melakukannya dengan baik Dia frustrasi, kami telah membatalkan semuanya tetapi dia dapat menggunakan waktu istirahat sekarang untuk mengerjakan hal-hal yang masih sulit. Saya melihat dia melakukan latihan yang baik di gym,” tukas Gundogan.
(Ramdani Bur)