Ketum PSSI Harap Kasus Saddil Ramdani Bisa Dijadikan Pembelajaran

Ezha Herdanu, Jurnalis · Minggu 05 April 2020 00:40 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 04 05 49 2194259 ketum-pssi-harap-kasus-saddil-ramdani-bisa-dijadikan-pembelajaran-sLrErituO4.jpg Saddil Ramdani (Foto: Instagram/Saddil Ramdani)

JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan, ikut memberikan komentar mengenai kasus yang tengah dialami oleh salah satu andalan Saddil Ramdani. Pria yang kerap disapa Iwan Bule itu berharap kasus Saddil bisa dijadikan oleh pembelajaran untuk pemain lainnya.

Sebagaimana diketahui, Saddil dilaporkan ke pihak berwajib oleh salah satu kerabatnya dengan tuduhan kasus penganiayaan. Beberapa saat lalu, Saddil pun sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh pihak berwajib.

Saddil Ramdani

Kasus tersebut pun seakan-akan menjadi pukulan telak untuk sepakbola Tanah Air, mengingat Saddil merupakan salah satu pemain bertalenta dan kerap jadi andalan tim nasional (Timnas) Indonesia di segala umur.

Baca Juga: Asisten Pelatih Timnas Indonesia Dinyatakan Positif Virus Corona

Iriawan yang berstatus Ketum PSSI terpilih untuk periode 2019-2023 pun ikut mengomentari kasus yang tengah dialami oleh Saddil. Iriawan pun berharap kasus yang menimpa personel Bhayangkara FC tersebut bisa dipetik pembelajaraannya untuk para pemain Timnas lainnya untuk bersikap hati-hati.

“Dalam kasus ini Prinsip ‘equality before the law’ berlaku bagi semua warga negara Indonesia sesuai Pasal 27 UUD 1945 bahwa “Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya,” ucap Iriawan, seperti disadur dari laman resmi PSSI, Minggu (5/4/2020).

Baca Juga: Hadapi Virus Corona, Shin Tae-yong Serahkan Bantuan APD ke RS Pelni

Saddil sebenarnya bukan kali pertama berurusan dengan hukum Indonesia. Pasalnya pada 2018 lalu, pemain berusia 21 tahun tersebut juga sempat berurusan dengan hukum Indonesia dengan tuduhan penganiayaan kepada mantan kekasihnya. Namun kasus itu ditutup lantaran kedua belah pihak memilih jalan damai.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini