BARCELONA – Pemain-pemain bintang Barcelona seperti Lionel Messi dan Gerard Pique dilaporkan akan mengeluarkan mosi tidak percaya kepada Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu. Seperti diberitakan Marca, Kamis (2/4/2020), keputusan itu diambil karena manajemen Barcelona memutuskan memotong gaji Messi dan kawan-kawan tanpa berdiskusi terlebih dahulu.
Messi dua hari yang lalu mengunggah sebuah pernyataan di akun Instagram-nya. La Pulga –julukan Messi– mengaku tidak masalah mendapatkan pemotongan gaji 70 persen, mengingat itu merupakan salah satu cara menyelamatkan Barcelona dari kebangkrutan.

(Messi bisa pimpin pemberontakan kepada Bartomeu)
Hanya saja, pernyataan ini dinilai banyak pihak sebagai serangan yang dilancarkan Messi kepada Bartomeu. Bukan tak mungkin aksi ini membuat Bartomeu kehilangan kepercayaan dari socios (anggota Barcelona) sehingga menyebabkan pria 57 tahun itu kehilangan jabatannya.
BACA JUGA: Sergi Roberto Berharap Ada Pramusim Sebelum Liga Spanyol Dilanjutkan
Jika Messi mengeluarkan petisi, ini bukanlah yang pertama menimpa Barcelona. Sebelumnya pada 1987-1988, sebanyak 23 pemain Barcelona (minus Gary Lineker dan Bernd Schuster) mengungkapkan mosi tidak percaya kepada sang presiden, Jose Luis Nunez, beserta jajarannya.
Pemberontakan yang dipimpin Jose Ramon Alexanko itu terjadi karena presiden Nunez telah berbuat sewenang-wenang kepada mereka. Saat itu, Nunez memotong gaji pemain Barcelona, ketidakjelasan kontrak pemain dan pembayaran pajak yang tidak transparan. Alhasil, Jose Ramon Alexanko dan kawan-kawan bersuara.
“Kami kehilangan kepercayaan kepada presiden. kami merasa benar-benar ditipu oleh presiden. Presiden tidak menghormati suporter. Barcelona merupakan klub bersejarah, namun saat ini tidak diisi orang-orang yang memiliki rasa manusiawi. Kesimpulannya, saya meminta presiden mengundurkan diri dari jabatannya,” kata Jose Ramon dalam pernyataan yang dibacakan, mengutip dari Marca, Kamis (2/4/2020).
Hanya saja, petisi di atas tidak membuahkan hasil. Nunez tetap memimpin Barcelona. Akibatnya, 14 pemain yang berseberangan dengan visi Nunez memutuskan meninggalkan Estadio Camp Nou pada musim panas 1988.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.