Liga Inggris 2020-2021 Dibagi Menjadi Dua Wilayah?

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 25 Maret 2020 20:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 25 45 2188940 liga-inggris-2020-2021-dibagi-menjadi-dua-wilayah-6wWDqBxASi.jpg Arsenal vs Chelsea (Foto: Laman resmi Liga Inggris)

LIVERPOOL – Dengan mewabahnya Virus Corona (Covid-19), maka musim kompetisi Liga Inggris 2019-2020 untuk sementara waktu harus ditangguhkan. Meski sudah dijadwalkan bahwa liga akan dimulai lagi pada awal Mei 2020, namun tak ada yang bisa menjamin apakah hal tersebut bakal benar-benar terealisasi.

Dengan ketidakpastian ini, maka ada kemungkinan untuk menyelesaikan musim kompetisi 2019-2020 dengan membutuhkan waktu yang lebih lama. Bahkan, bisa saja kompetisi baru berakhir ketika Agustus atau September 2020, yang tentunya mengganggu jalannya kompetisi musim depan.

Baca juga: Rio Ferdinand Akui Dirinya Sempat Remehkan Ighalo

Man City vs Crystal Palace

Mantan bintang Liverpool, John Aldridge, merupakan salah satu orang yang sangat ingin agar kompetisi musim ini bisa diselesaikan. Menurutnya, bukan masalah jika kompetisi musim ini baru selesai saat Agustus atau September. Sebab, penyelenggaraan kompetisi musim depan masih bisa disiasati.

Salah satu ide yang dimiliki Aldridge adalah dengan membuat kompetisi Liga Inggris 2020-2020 terbagi menjadi dua wilayah, di mana masing-masing wilayah berisi 10 klub. Dengan begitu waktu penyelenggaraan bisa dipersingkat, karena satu tim tak harus bertanding hingga 38 kali.

“Musim depan adalah musim yang bisa ditarik atau direformasi dengan alasan apa pun. Jika dimulai saat Natal, misalnya, maka bagi menjadi dua (wilayah) dan buatlah tim-tim yang ada di bagian atas bersaing untuk memperebutkan gelar atau tempat ke Eropa,” jelas Aldridge, mengutip dari The Sport Review, Rabu (25/3/2020).

"Setengah bagian bawah akan dipaksa berjuang untuk bertahan hidup (menghindari degradasi). Anda tidak bisa menghentikan musim (2019-2020) tanpa adanya hasil (juara, lolos ke Eropa, degradasi, promosi). Siapa pun yang menyarankan itu bisa salah. Saya tidak percaya itu bahkan telah disarankan," tukasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini