nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Mantan Pemain Arsenal Dipecat Klub Swiss Imbas Virus Corona

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 20 Maret 2020 12:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 03 20 51 2186328 dua-mantan-pemain-arsenal-dipecat-klub-swiss-imbas-virus-corona-pmYsKdKWZd.jpg Johan Djourou (kanan) saat masih membela Arsenal. (Foto: REUTERS)

SION – Dua mantan pemain Arsenal yang kini membela FC Sion (Swiss), Johan Djourou dan Alex Song harus rela dipecat sang klub. Seperti diberitakan The Sun, Jumat (20/3/2020), kedua pemain itu dipecat karena menolak pemotongan gaji yang ditetapkan manajemen Sion.

Sekadar informasi, kondisi keuangan Sion mengalami masalah setelah Liga Swiss 2019-2020 dihentikan sejak awal Maret 2020 imbas mewabahnya virus corona. Sedianya kompetisi akan kembali bergulir 28 Maret 2020, namun hingga kini belum ada tanda-tanda pandemic virus corona mengalami penurunan.

Alex Song

(Alex Song (kanan) saat membela Arsenal)

Di Swiss tercatat sudah ada 4.222 kasus virus corona dan menyebabkan 43 orang meninggal dunia. Karena itu, tak ingin korban semakin banyak, pemerintah Swiss melarang semua hal apa pun yang dapat mengundang orang banyak. Hal itulah yang membuat Liga Swiss 2019-2020 untuk sementara waktu dihentikan.

BACA JUGA: Rashford Berbagi Makanan Gratis untuk Pelajar di Inggris

Imbas penghentian kompetisi berefek kepada sejumlah klub, termasuk Sion. Awalnya, klub yang bermarkas di Stade de Tourbillon meminta kesediaan semua pemain untuk menerima pemotongan gaji, demi menyeimbangkan neraca keuangan klub.

Hanya saja, sembilan pemain Sion termasuk Song dan Djourou menolak pemotongan gaji tersebut. Alhasil, manajemen Sion memutuskan memecat sembilan nama tersebut, meliputi Song, Djorou, Xavier Kouassi (kapten), Pajtim Kasami, Ermir Lenjani, Seydou Doumbia, Mickael Facchinetti, Christian Zock dan Birama Ndoye.

Karena itu, menarik menanti bagaimana kelanjutan kabar di atas. Jika benar sembilan nama di atas dipecat, Sion bakal berjuang ketika kompetisi kembali digulirkan, mengingat mereka saat ini hanya berada satu strip di atas zona degradasi.

Hingga memainkan 23 pertandingan Liga Swiss 2019-2020 (kompetisi masih menyisakan 13 pekan), Sion berada di posisi delapan dengan koleksi 23 angka. Mereka hanya unggul empat angka dari Neuchatel Xamax yang berada di posisi sembilan. Nantinya, tim yang finis di posisi sembilan akan menjalani playoff untuk menghindari degradasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini